SURABAYA - Hari Jadi Bonek Persebaya ke-99, tercoreng dengan adanya kejadian pembacokan yang mengakibatkan korban satu suporter tewas dan satu lainnya kritis.
Dugaan pelaku pembacokan yang viral di media sosial tersebut dilakukan oleh sekelompok Gengster di depan hotel Sahid Surabaya.
Beberapa hari kemudian, dua terduga pelaku diamankan oleh Polrestabes Surabaya dan anggota Polsek Tambaksari.
Tertangkapnya dua terduga pelaku pembacokan tersebut dibenarkan oleh Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya Iptu Evan. "Iya dua orang sudah kami amankan. Saat ini masih dalam penyidikan," singkat Iptu Evan, Senin (22/6)2026).
Sementara itu, informasi yang didapat media ini, pelaku pembacokan di Jalan Sumatra (sekitaran hotel Sahid) pada Kamis (19/6/2026) dini hari kemarin, diketahui pelaku bernama Nabil (22) dan Rama (20) yang masih ada hubungan saudara.
Mereka diamankan diwilayah Sumenep pada pada Jumat (19/6/2026). Dan pada Sabtu (20/6/2026) Mereka dikeler ke Jalan Kedung Sroko gg.VII, Tambaksari , Surabaya.
Hal itu sempat disampaikan oleh salah satu warga setempat bernama Wawan (40) warga Kedung Sroko bernama Wawan yang membenarkan adanya penangkapan itu.
"Iya. ada 8 anggota Polisi berpakaian preman yang melakukan penangkapan dan mengamankan keduanya, namun diketahui sudah melarikan diri ke Madura," jelasnya, Minggu (21/6/2026).
Warga sekitar Jalan Kedung Sroko mengetahui adanya Polsek Tambaksari bersama unit Jatanras Polrestabes Surabaya datang ke kampung, karena melakukan penangkapan kepada Nabil dan Rama yang diketahui identitasnya sebagai pelaku pembacokan terhadap GIONALDO ABRAHAM DANDEL dan Bobi kelompok Bonek Sepanjang.
Mengetahui terduga pelaku pembacokan tidak di rumah, kemudian Unit Jatanras Polrestabes Surabaya melakukan pengejaran ke Sumenep tempat keduanya bersembunyi. (*)
Editor : adm1