Gegara Atribut Perguruan Silat, Rombongan Pick Up Dikejar dan Dikeroyok di Lontar Surabaya, Tiga Terduga Pelaku Diamanka

author Adm02

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tersangka pengeroyokan di Polsek Lakarsantri
Tersangka pengeroyokan di Polsek Lakarsantri

i

SURABAYA — Aksi kekerasan di kawasan Lontar, Kecamatan Sambikerep, Surabaya, terjadi setelah rombongan pengendara sepeda motor diduga mengejar sebuah mobil pikap putih yang membawa sejumlah orang beratribut perguruan silat Pagar Nusa. Akibat kejadian tersebut, seorang korban mengalami luka robek di bagian kepala, sementara rekannya mengalami luka lebam dan memar.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (18/10/2026) sekitar pukul 00.30 WIB, tepatnya di lampu lalu lintas (TL) Lontar, arah masuk kawasan Citraland, Surabaya, dekat sebuah kafe.

Tiga orang diamankan yang salah satunya masih anak dibawah umur. 
Tiga tersangka yang ditangkap, RPP (20) asal Jalan Simo gunung Kramat Timur, DFM (18) asal Manukan Indah dan ASH (17).

Unit Reskrim Polsek Lakarsantri kemudian melakukan penyelidikan atas dugaan tindak pidana pengeroyokan tersebut hingga, tiga orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

Kapolsek Lakarsantri Kompol Imam Solikin menjelaskan, aksi kekerasan berawal saat rombongan perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) disebut baru selesai mengikuti kegiatan kopi darat (kopdar) untuk penggalangan dana di kawasan Kalimas, Surabaya.

Sekitar tengah malam, rombongan yang berjumlah lebih dari 30 orang itu melintas melalui jalur Joyoboyo, Gunungsari, Wiyung, kawasan Unesa Lidah Wetan, PTC, hingga Lontar.

Pada saat melintas di depan kawasan Alam Galaxy Kuwukan, rombongan tersebut melihat sebuah mobil pikap putih yang dikemudikan seorang saksi bernama Barik. Kendaraan itu membawa tiga penumpang di bak belakang yang mengenakan atribut perguruan silat Pagar Nusa," jelas Kapolsek Lakarsantri, Senin (26/10/2026).

Lanjut Kompol Imam Solikin, mereka diketahui baru selesai mengembalikan matras latihan di kawasan Bandarejo, Benowo, Surabaya.

Melihat atribut tersebut, rombongan diduga meneriaki mobil pikap sebelum berbalik arah dan mengejarnya menuju kawasan Lontar.

Korban Dipukul dan Dilempari Batu

Pengejaran berakhir ketika mobil pikap dihentikan di lampu lalu lintas Lontar, tepatnya di depan sebuah kafe di jalur masuk Citraland.

Dalam kejadian itu, beberapa orang diduga langsung melakukan pemukulan dan melemparkan batu ke arah penumpang pikap.

" Akibatnya, salah seorang korban mengalami luka robek pada bagian kepala. Sementara itu, korban lainnya dilaporkan mengalami luka lebam dan memar akibat serangan tersebut," imbuh Kapolsek.

Situasi kemudian diketahui seorang petugas keamanan bernama Irawan yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Bersama petugas keamanan lain yang sedang berjaga, saksi mendatangi lokasi dan berupaya membubarkan kerumunan.

Para korban selanjutnya menyelamatkan diri ke area Masjid Baiturozaq, Citraland, Surabaya.

Tiga Tersangka Diduga Punya Peran Berbeda

Dalam penanganan perkara tersebut, polisi mencatat tiga orang sebagai tersangka dengan dugaan peran masing-masing.

Tersangka RPPdiduga melempar batu sebanyak satu kali ke arah korban.

Sementara itu, DFM diduga melempar batu sebanyak dua kali.
Sementara ASH diduga melakukan pemukulan sebanyak lima kali menggunakan selang.

Ketiganya diduga terlibat dalam aksi kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama. Namun, dugaan peran tersebut tetap menjadi bagian dari proses penyidikan untuk mengungkap secara utuh peristiwa yang terjadi.

Polisi Amankan Barang Bukti

Dalam perkara ini, penyidik mencatat sejumlah barang bukti, di antaranya satu buah helm merek Cargloss berwarna hitam dan satu buah paving dengan sisa bercak darah.

Petugas juga telah melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP), membuat laporan polisi, memeriksa saksi-saksi, menyita barang bukti, serta melakukan visum terhadap korban.

Penyidik selanjutnya akan melengkapi administrasi penyidikan, mengembangkan kemungkinan keterkaitan dengan lokasi kejadian lain, dan memburu pihak-pihak lain yang diduga terlibat.(*)

Berita Terbaru

Kos Ploso Digrebek Polrestabes Surabaya, 40 Paket Seberat Sabu Disita

Kos Ploso Digrebek Polrestabes Surabaya, 40 Paket Seberat Sabu Disita

Senin, 26 Okt 2026 14:07 WIB

Senin, 26 Okt 2026 14:07 WIB

40 paket sabu dengan berat total netto sekitar 2,891 gram, diamankan Polisi…

Hari ini, Polrestabes Surabaya Gelar Operasi Patuh Semeru 2026, Siapkan Kelengkapan 

Hari ini, Polrestabes Surabaya Gelar Operasi Patuh Semeru 2026, Siapkan Kelengkapan 

Senin, 26 Okt 2026 11:14 WIB

Senin, 26 Okt 2026 11:14 WIB

Penindakan pelanggaran dilakukan melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dan tilang manual…

Catat Tanggalnya, Polda Jatim Akan Tilang Manual dalam Operasi Patuh Semeru 2026

Catat Tanggalnya, Polda Jatim Akan Tilang Manual dalam Operasi Patuh Semeru 2026

Minggu, 25 Okt 2026 19:45 WIB

Minggu, 25 Okt 2026 19:45 WIB

Operasi kewilayahan ini menyasar berbagai pelanggaran lalu lintas yang berpotensi memicu kecelakaan…

Narkoba Polres Tanjung Perak Surabaya Razia Area Rumah Kos Dupak Bangunrejo 

Narkoba Polres Tanjung Perak Surabaya Razia Area Rumah Kos Dupak Bangunrejo 

Sabtu, 24 Okt 2026 08:48 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 08:48 WIB

4 orang dinyatakan positif memakai narkoba…

Dua Orang Ditangkap Polrestabes Surabaya di Peneleh, Klarifikasi: Jalani Rehabilitasi Bukan Dilepas 

Dua Orang Ditangkap Polrestabes Surabaya di Peneleh, Klarifikasi: Jalani Rehabilitasi Bukan Dilepas 

Jumat, 23 Okt 2026 17:25 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 17:25 WIB

Mereka menjalani Rehabilitasi didua tempat berbeda…

Polda Jatim Razia Di Tiga Diskotik Termasuk Di Tunjungan Plaza Surabaya, 20 Orang Positif

Polda Jatim Razia Di Tiga Diskotik Termasuk Di Tunjungan Plaza Surabaya, 20 Orang Positif

Jumat, 23 Okt 2026 10:38 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 10:38 WIB

Razia di Club Station, Club Deluxe dan Satu Didaerah Pabean Cantikan…