Menteri HAM Soroti Dugaan Kelalaian SPPG Tembok Dukuh Usai Ratusan Siswa Keracunan MBG

author adm1

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYA- Natalius Pigai, Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) sesalkan buruknya pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kawasan Tembok Dukuh, Surabaya, menyusul insiden keracunan massal yang menimpa ratusan siswa usai mengonsumsi program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pigai menilai operasional SPPG tersebut tidak berjalan profesional karena harus melayani hingga 13 sekolah sekaligus. Kondisi itu dinilai membuat pelayanan makanan tidak maksimal, kurang cermat, dan berpotensi membahayakan penerima manfaat program.

“Kami melihat ada persoalan serius terkait profesionalisme dan standar operasional. Kalau seperti ini, sangat mungkin pengelola tidak lagi diberi kewenangan menjalankan program MBG ke depan,” ujar Pigai saat meninjau korban keracunan di RSIA IBI Surabaya.

Kedatangan Menteri HAM ke rumah sakit tersebut disebut mewakili Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan kondisi para siswa korban keracunan sekaligus mengevaluasi langsung dampak insiden tersebut.

Dalam keterangannya, Pigai menegaskan pihak pengelola SPPG Tembok Dukuh dinilai tidak layak lagi mengelola program MBG dan terancam ditutup permanen. Ia menyebut terdapat kesalahan fatal dalam aspek ketelitian, kecermatan, serta pelaksanaan standar operasional prosedur (SOP).

Menurutnya, kurangnya kompetensi pengelola dalam pengolahan dan distribusi makanan telah memicu jatuhnya korban dalam jumlah besar.

Sementara itu, proses pemulihan para korban masih berlangsung di RSIA IBI Surabaya. Tim medis terus melakukan pemantauan intensif terhadap sejumlah siswa yang masih menjalani perawatan akibat gejala keracunan makanan.

Direktur RSIA IBI Surabaya, Ramli Tarigan, mengungkapkan saat ini masih terdapat tujuh pasien anak yang menjalani rawat inap. Meski demikian, kondisi para korban dilaporkan terus membaik secara signifikan.

“Hasil pemeriksaan awal mengarah pada dugaan keracunan yang berasal dari olahan daging dan bumbu masakan. Gejala yang dialami siswa antara lain mual, muntah, pusing hingga tubuh lemas,” jelas Ramli Tarigan.

Diketahui sebelumnya, ratusan siswa SD dan SMP di Surabaya mengalami keracunan massal usai menyantap makanan MBG yang diproduksi dapur SPPG Kalibutuh Surabaya. Dugaan sementara, sumber keracunan berasal dari menu olahan daging krengsengan yang dimasak pihak SPPG. (*)

Berita Terbaru

Alumni Cak dan Ning 2019 Jadi Sorotan, Anggota Buka Suara Diduga Terseret Kasus Narkoba

Alumni Cak dan Ning 2019 Jadi Sorotan, Anggota Buka Suara Diduga Terseret Kasus Narkoba

Jumat, 16 Okt 2026 21:55 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 21:55 WIB

Dugaan aktivitas R.A. tidak hanya berkaitan dengan narkotika, tetapi juga mencakup dugaan penadahan kendaraan bermotor hingga intimidasi…

Polsek Wonocolo Ungkap Curanmor Sidosermo, Satu Pelaku Diburu

Polsek Wonocolo Ungkap Curanmor Sidosermo, Satu Pelaku Diburu

Jumat, 16 Okt 2026 20:44 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 20:44 WIB

Berangkat dari wilayah Sampang, Madura, menggunakan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi M 6221 NO…

Dua Pengedar Pandean Peneleh Ditangkap Polrestabes Surabaya, Polisi Menyita Lima Poket Sabu

Dua Pengedar Pandean Peneleh Ditangkap Polrestabes Surabaya, Polisi Menyita Lima Poket Sabu

Jumat, 16 Okt 2026 08:41 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 08:41 WIB

HR Mengaku Mendapat Pasokan Sabu dari MA…

Senkom Bantu Pengamanan Danrem 082/CPYJ Tinjau KDKMP di 8 Desa Jombang

Senkom Bantu Pengamanan Danrem 082/CPYJ Tinjau KDKMP di 8 Desa Jombang

Kamis, 15 Okt 2026 22:14 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 22:14 WIB

JOMBANG — Danrem 082/Citra Panca Yudha Jaya, Kolonel Inf Batara Alex Bulo, melakukan peninjauan penguatan operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (…

Dugaan TPPO Bermodus Prostitusi Daring di Surabaya dan Sidoarjo Diungkap Polda Jatim 

Dugaan TPPO Bermodus Prostitusi Daring di Surabaya dan Sidoarjo Diungkap Polda Jatim 

Kamis, 15 Okt 2026 21:24 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 21:24 WIB

Dua orang sebagai tersangka, yakni seorang perempuan berinisial ADR asal Sidoarjo dan seorang laki-laki berinisial AA asal Sukabumi.…

Terminal dan Kampung Joyoboyo Digrebek Gabungan Satnarkoba Polda Jatim

Terminal dan Kampung Joyoboyo Digrebek Gabungan Satnarkoba Polda Jatim

Kamis, 15 Okt 2026 19:39 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 19:39 WIB

Berantas Narkotika, Ditemukan Sabu dan Lima Orang Dinyatakan Positif …