Pemilik Warkop Mak Imoet 1927 Keluhkan Sepi, Pasca Terbongkar Praktek Jual Beli Stand SWK Tambakwedi 

author Adm02

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SWK Tambakwedi Surabaya
SWK Tambakwedi Surabaya

i

SURABAYA - Usai disidak Walikota Surabaya Eri Cahyadi atas dugaan jual beli stan, saat ini di Setra Wisata Kuliner (SWK) Tambakwedi Surabaya berdiri tenda penjagaan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Adanya tenda pos jaga tersebut mendapatkan sorotan dari salah satu pedagang yang menempati SWK.

Adalah Supijah (72), pemilik Warkop Mak Imoet 1927, mengungkapkan kondisi SWK justru dirasa semakin sepi, ia menilai berdirinya pos Satpol PP membuat pengunjung anak muda menjadi takut untuk datang.

"Memang aman, tapi ya tambah sepi, kalau dikasih posnya Satpol PP, Anak-anak yang mau ngopi kan jadi takut," keluh Supijah, Kamis (9/7/2026).

Supijah menceritakan betapa sulitnya mencari uang di SWK Tambak Wedi jika dibandingkan saat dirinya masih berjualan di pinggir jalan sebelum terdampak penertiban.

"Waktu di jalan dulu ya ramai. Nah kalau di sini, nyari uang Rp50.000 sampai Rp100.000 saja susah, enggak gampang. Semalam saja cuma dapat Rp35.000," tuturnya

 Berdasarkan keterangan dari Supijah dari total sekitar 56 stan yang ada, hanya ada sekitar 10 stan di sisi utara yang terlihat sering membuka dagangannya, mayoritas berjualan kopi.

Terkait isu miring mengenai praktik jual beli stan senilai Rp3 juta yang berujung pada mutasi lurah Tambak Wedi, Supijah mengaku hanya mendengar desas-desus tersebut dari obrolan warga dan anak-anak yang nongkrong.

"Dengar-dengar ya ada khusus orang luar, tapi saya tidak tahu spesifiknya dan tidak pernah melihat langsung," jelas Supijah. 

Ia menambahkan bahwa dirinya sendiri tidak dipungut biaya sepeser pun untuk menempati stan dan hanya membayar biaya listrik mingguan karena merupakan warga asli yang terkena dampak langsung penggusuran di sisi barat jembatan Suramadu. 

"Saya hanya bayar uang listrik sebesar Rp 20.000 per minggu untuk membeli token kebutuhan stan," tutupnya.(*)

Berita Terbaru

Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

Jumat, 10 Jul 2026 19:07 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:07 WIB

Penghapusan Konten Digital vs Kemerdekaan Pers" yang digelar Rumah Literasi Digital…

Bom Udara Aktif Berhasil Dijinakan Tim Jibom Brimob Polda Jatim

Bom Udara Aktif Berhasil Dijinakan Tim Jibom Brimob Polda Jatim

Jumat, 10 Jul 2026 17:23 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 17:23 WIB

Polres Blitar Kota bersama Tim Penjinak Bom (Jibom) Brimob Polda Jawa Timur berhasil mengamankan sebuah bom udara, ditemukan di aliran Sungai…

Wakapolri Tutup Pendidikan 282 Perwira Baru, Terdiri 249 pria dan 33 wanita

Wakapolri Tutup Pendidikan 282 Perwira Baru, Terdiri 249 pria dan 33 wanita

Jumat, 10 Jul 2026 17:20 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 17:20 WIB

Bagi yang meraih penghargaan, jangan berpuas diri. Jadikan prestasi ini sebagai motivasi…

Baru Rilis jadi Pengedar Ekstasi, Pria Tenggumung Diamankan Polrestabes Surabaya 

Baru Rilis jadi Pengedar Ekstasi, Pria Tenggumung Diamankan Polrestabes Surabaya 

Jumat, 10 Jul 2026 13:21 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 13:21 WIB

Polisi menyita 35 butir pil ekstasi dengan berat 14,828 gram…

Ngaku Pelaksana Proyek, Pria Dukuh Pakis Ditangkap Reskrim Polsek Sukomanunggal 

Ngaku Pelaksana Proyek, Pria Dukuh Pakis Ditangkap Reskrim Polsek Sukomanunggal 

Jumat, 10 Jul 2026 11:27 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 11:27 WIB

Pelaku diketahui beraksi di dua proyek renovasi rumah…

Modus Tabrak Lari hingga Pemukulan Kembali Marak, Resmob Surabaya Tangkap Pelaku

Modus Tabrak Lari hingga Pemukulan Kembali Marak, Resmob Surabaya Tangkap Pelaku

Rabu, 08 Jul 2026 14:26 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 14:26 WIB

Unit Resmob kejar pelaku yang diduga terlibat…