Modus Tabrak Lari hingga Pemukulan Kembali Marak, Resmob Surabaya Tangkap Pelaku

author Adm02

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dus pelaku yang diamankan Resmob Polrestabes Surabaya
Dus pelaku yang diamankan Resmob Polrestabes Surabaya

i

SURABAYA- Modus kejahatan dengan mengaku jika saudara menjadi korban tabrak lari kembali marak di kota Surabaya. Kecepatan Unit Resmob Polrestabes Surabaya menindaklanjuti laporan masuk, dua pelaku dapat ditangkap.

Dua pelaku inisial, M.R (34) asal Jalan Dupak Masigit PJKA Surabaya dan M.J (40) asal Jalan Rembang Bubutan, Surabaya.

Keduanya ditangkap unit Resmob Sat Reskrim Polrestabes ketika berada di Warung kopi JalanParang Kusumo, Kemayoran, Kec. Krembangan, Surabaya.

Salah satu korban yang melapor yakni F.S.M.I asal Kapas Madya. Dia menjadi korban kedua pelaku di Jalan Kusuma Bangsa, Genteng, Surabaya.

Setelah kejadian korban melaporkan ke Polsek Genteng. Berawal ketika dia berangkat dengan temannya yang bernama K dengan membawa motor sendiri-sendiri. Mereka akan pergi bermain bola di Putra Agung

"Dilokasi kejadian, Korban bersama temannya tiba-tiba diberhentikan dan disuruh turun oleh 4 (empat) orang yang tidak di kenal," kata AKP Hadi Ismanto, Kasihumas Polrestabes Surabaya, Rabu (8/7/2026).

Lanjut AKP Hadi, kepada korban para pelaku mengatakan jika Korban mirip dengan orang yang ikut tawuran di kenjeran, kemudian salah satu pelaku naik ke sepeda korban dan memboncengnya.

Oleh para pelaku, kemudian korban dibawa dengan diikuti 3(tiga) orang di belakangnya melewati makam WR. Supratman, putar balik menuju lampu merah kenjeran, kemudian belok kanan ke arah Tambangboyo.

Korban juga diajak berputar-putar hingga sampai di rel ambengan, disana Korban disuruh turun oleh pelaku dan disuruh mengeluarkan handphone, STNK, dan kunci motor keyless.

"Korban sempat menolak tidak mau, namun kemudian salah satu pelaku memukul dibagian muka, lalu kunci akhirnya diambil pelaku," imbuh AKP Hadi.

Begitu kunci ditangan pelaku, korban disuruh naik lagi dan dibawa ke arah Kusuma bangsa, di jalan tersebut korban disuruh turun dan korban tidak mau, kemudian pelaku mengeluarkan senjata tajam dari saku celana.

Akhirnya korban turun, dan juga sempat dipukul mengenai kepala hingga akhirnya para pelaku kabur membawa lari sepeda, handphone, dan kunci korban.

Setelah ditangkap dan menjalani penyidikan, tersangka mengakui telah melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan atau pencurian dengan kekerasan di beberapa korban dan TKP yang berbeda-beda.

Mereka pernah beraksi sebelumnya
pada, 13 September 2025 didepan Kantor Pos Jalan Kebonrojo, dan Disamping Masjid Rahmat Kembang Kuning Surabaya 

Sementara itu, untuk barang bukti yang disita, 3 unit Handphone yang diduga milik korban di TKP, sepeda motor Aerox milik korban dan sepeda motor Vario sebagai sarana milik pelaku. (*)

Berita Terbaru

Ledakan San Antonio Surabaya: Polisi Amankan Tabung LPG 50 Kilo, Korban 5 Orang Dewasa 

Ledakan San Antonio Surabaya: Polisi Amankan Tabung LPG 50 Kilo, Korban 5 Orang Dewasa 

Selasa, 06 Okt 2026 14:41 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 14:41 WIB

Olah TKP dilakukan setelah sebelumnya terjadi ledakan keras di ruko yang digunakan sebagai tempat usaha makanan tersebu…

Ledakan Ruko San Antonio Surabaya: 5 Korban Luka Bakar, Diduga Gas LPG, 20 Ruko Terdampak

Ledakan Ruko San Antonio Surabaya: 5 Korban Luka Bakar, Diduga Gas LPG, 20 Ruko Terdampak

Selasa, 06 Okt 2026 12:53 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 12:53 WIB

Tempat usaha Nasi Rempong Sri Rejeki di kawasan San Antonio N1 Nomor 62, Pakuwon City Surabaya…

Ledakan Ruko San Antonio Pakuwon City Surabaya, Saksi Cium Bau Gas, Lima Orang Luka Bakar

Ledakan Ruko San Antonio Pakuwon City Surabaya, Saksi Cium Bau Gas, Lima Orang Luka Bakar

Selasa, 06 Okt 2026 12:11 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 12:11 WIB

Berdasarkan keterangan saksi, sebelum ledakan terjadi, tercium bau gas di sekitar lokasi kejadian.…

Ledakan Keras Restoran di San Antonio Surabaya, Lima Orang Jadi Korban 

Ledakan Keras Restoran di San Antonio Surabaya, Lima Orang Jadi Korban 

Selasa, 06 Okt 2026 11:23 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 11:23 WIB

Kelima korban terdiri dari empat laki-laki dan satu perempuan…

Ledakan Guncang Restoran di San Antonio Kalisari Surabaya, Gas LPG 50 Kg Diduga Jadi Pemicu

Ledakan Guncang Restoran di San Antonio Kalisari Surabaya, Gas LPG 50 Kg Diduga Jadi Pemicu

Selasa, 06 Okt 2026 10:49 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 10:49 WIB

Insiden tersebut diduga kuat dipicu kebocoran gas LPG ukuran 50 kilogram yang berada di area dapur restoran.…

Timnas Indonesia Menang Dramatis Lewat Penalti, Perjuangan Sengit Berujung Kemenangan

Timnas Indonesia Menang Dramatis Lewat Penalti, Perjuangan Sengit Berujung Kemenangan

Senin, 05 Okt 2026 23:03 WIB

Senin, 05 Okt 2026 23:03 WIB

MEMONEWS.INFO – Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan dramatis setelah pertandingan berlangsung ketat hingga akhirnya ditentukan melalui tendangan p…