Polsek Semampir Luruskan Dipulangkannya Terduga Pelaku Curi Motor, Proses Hukum Tetap Berjalan

author memonews.info

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolsek Semampir AKP Herry
Kapolsek Semampir AKP Herry

i

SURABAYA — Kepolisian Sektor (Polsek) Semampir Polres Pelabuhan Tanjung Perak meluruskan informasi terkait insiden dugaan pencurian kendaraan bermotor yang terjadi pada Kamis, (24/07/2025), sekitar pukul 20.00 Wib di depan Depot Jamu Jago, Jalan Kunti 78, Surabaya.

Dalam kejadian tersebut, dua orang dikeroyok warga yang tidak jauh dari TKP karena diduga terlibat dalam pencurian, namun hasil klarifikasi menyatakan hanya satu orang sebagai terduga pelaku.

Informasi lain masuk ke Polsek bahwa terduga pelaku HO berhasil diamankan warga di sekitar Jalan ITC Gembong Surabaya dan juga dalam kondisi luka cukup serius dibagian tangan dan kepala dan diagnosis oleh team medis RS juga mengalami gegar Otak (GO) akibat amukan massa, ( kondisi di RS.tidak sadarkan diri )

Dari pihak rumah sakit melalui pihak kepolisian meminta bantuan menghubungi pihak keluarga terduga HO, hasil koordinasi pihak RS dan pihak keluarga , disampaikan pihak keluarga tidak mampu membiayai pengobatan lanjutan di rumah sakit, mereka memohon agar HO bisa dirawat oleh pihak keluarga.

Pihak keluarga sudah membuat surat pernyataan permohonan perawatan lanjutan ke pihak rumah sakit dan Kepolisian, serta disaksikan oleh korban pemilik motor.

Kapolsek Semampir, AKP Hery Iswanto, SH, menjelaskan bahwa peristiwa bermula ketika HS (48), seorang tukang ojek asal Tengku Umar, Medaeng, Sidoarjo mendapatkan penumpang yaitu terduga HO (48), warga Sidotopo, Surabaya. Saat itu, HO datang meminta antar ke wilayah Kunti dalam kondisi mabuk.

“Sekira habis Maghrib, sampai di Jalan Kunti, HS memarkirkan sepeda motornya,setelah mengantar terduga pelaku . Tiba-tiba dari arah belakang terdengar teriakan ‘maling-maling’, dan ternyata HO yang dikejar oleh warga,” jelas AKP Hery, pada Rabu (30/07/2025).

Melihat bahwa HO datang bersama HS, massa pun salah paham dan turut menghakimi tukang ojek tersebut. Situasi menjadi ricuh hingga masyarakat sekitar akhirnya melaporkan kejadian itu dan meminta bantuan dari pihak kepolisian Polsek Semampir Surabaya.

Anggota Reskrim Polsek Semampir segera mendatangi lokasi dan mengamankan HS dalam kondisi luka-luka dibagian kepala. Korban langsung dibawa ke RS Husada Prima untuk mendapat perawatan medis.

"Sampai saat ini Polsek Semampir menyampaikan bahwa proses hukum tetap berjalan, dimana pihak kepolisian menunggu kondisi HO membaik untuk bisa dimintai keterangan,” tambah AKP Hery.

AKP Hery juga menegaskan bahwa HS, tukang ojek yang turut menjadi korban pemukulan, bukan pelaku pencurian seperti yang beredar di masyarakat. Ia hanya mengantarkan penumpang ( terduga pelaku ) ke lokasi kejadian dan ikut menjadi korban pengeroyokan karena diduga sebagai rekan pelaku.

“Kami pastikan bahwa HS adalah pengemudi ojek pengkolan. Ia dianiaya warga karena kesalahpahaman. Bukan pelaku, hanya mengantar penumpang . Kami minta masyarakat agar tidak bertindak main hakim sendiri,” imbuhnya.

Polsek Semampir masih menunggu kondisi HO stabil dan sadarkan diri sepenuhnya. Saat ini, yang bersangkutan mengalami luka cukup serius di bagian kepala dan tangan akibat pemukulan massa. Penanganan medis dilakukan oleh pihak keluarga karena keterbatasan biaya, namun pengawasan tetap dilakukan oleh pihak kepolisian.

“Meski dalam perawatan keluarga, kami tetap memantau kondisi kesehatan terduga pelaku. Begitu kondisi pulih, proses hukum akan kami lanjutkan kembali ,” pungkas Kapolsek.(*)

Berita Terbaru

Razia Kunti Bolodewo, Dari 19 Pelaku Polres Tanjung Perak Rehab 17 Orang  

Razia Kunti Bolodewo, Dari 19 Pelaku Polres Tanjung Perak Rehab 17 Orang  

Sabtu, 17 Okt 2026 12:24 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 12:24 WIB

Dari 19 orang yang diamankan, sebanyak 17 orang dipastikan menjalani proses rehabilitasi medis dan sosial atau rehab.…

Midea Paling Ideal Tiba di Surabaya, Kenalkan Ekosistem AI SMART MASTER

Midea Paling Ideal Tiba di Surabaya, Kenalkan Ekosistem AI SMART MASTER

Sabtu, 17 Okt 2026 08:33 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 08:33 WIB

SURABAYA – Midea Electronics Indonesia melanjutkan rangkaian komunikasi Midea Paling Ideal #JujurSebagusItu di Surabaya, Jumat, 16 Oktober 2026. Kegiatan ini m…

Alumni Cak dan Ning 2019 Jadi Sorotan, Anggota Buka Suara Diduga Terseret Kasus Narkoba

Alumni Cak dan Ning 2019 Jadi Sorotan, Anggota Buka Suara Diduga Terseret Kasus Narkoba

Jumat, 16 Okt 2026 21:55 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 21:55 WIB

Dugaan aktivitas R.A. tidak hanya berkaitan dengan narkotika, tetapi juga mencakup dugaan penadahan kendaraan bermotor hingga intimidasi…

Dua Pengedar Pandean Peneleh Ditangkap Polrestabes Surabaya, Polisi Menyita Lima Poket Sabu

Dua Pengedar Pandean Peneleh Ditangkap Polrestabes Surabaya, Polisi Menyita Lima Poket Sabu

Jumat, 16 Okt 2026 08:41 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 08:41 WIB

HR Mengaku Mendapat Pasokan Sabu dari MA…

Senkom Bantu Pengamanan Danrem 082/CPYJ Tinjau KDKMP di 8 Desa Jombang

Senkom Bantu Pengamanan Danrem 082/CPYJ Tinjau KDKMP di 8 Desa Jombang

Kamis, 15 Okt 2026 22:14 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 22:14 WIB

JOMBANG — Danrem 082/Citra Panca Yudha Jaya, Kolonel Inf Batara Alex Bulo, melakukan peninjauan penguatan operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (…

Dugaan TPPO Bermodus Prostitusi Daring di Surabaya dan Sidoarjo Diungkap Polda Jatim 

Dugaan TPPO Bermodus Prostitusi Daring di Surabaya dan Sidoarjo Diungkap Polda Jatim 

Kamis, 15 Okt 2026 21:24 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 21:24 WIB

Dua orang sebagai tersangka, yakni seorang perempuan berinisial ADR asal Sidoarjo dan seorang laki-laki berinisial AA asal Sukabumi.…