Polda Jatim Ungkap Kasus Narkotika Jaringan Fredy Pratama, Sita 88 Kilo Sabu dan 2 Ribu Extacy

author memonews.info

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dua kurir sabu jaringan Fredy Pratama di Polda Jatim
Dua kurir sabu jaringan Fredy Pratama di Polda Jatim

i

SURABAYA- Ditresnarkoba Polda Jatim mengungkap kasus narkotika jenis Sabu dan Extacy jaringan DPO Internasional Fredy Pratama alias Miming alias Amang alias Guinea dan membekuk dua orang tersangkanya.

Tersangkanya, ABM (35) yang tinggal kontrak di Kel. Tatah Pemangkih Laut Kec. Kertak Hanyar Kab. Banjar Kalimantan Selatan dan YDS (22) asal Kota Palangkaraya atau tinggal kos di Jalan Utan Kayu Banjarmasin Selatan.

Ditnarkoba Polda Jawa Timur, tanggal 11 Mei 2023 melakukan penyelidikan dan petugas menemukan kesamaan pola jaringan yang mengarah ke DPO internasional inisal FP alias Miming tersebut.

Kemudian petugas mendapatkaninformasi keberadaan ABM yang diduga menjadi kaki tangan untuk tempat penyimpanan Sabu dan Extacy di wilayah Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan, dan dari hasil penyelidikan, petugas mendapat informasi ABM terlibat dalam jaringan tersebut.

Pada saat ABM sedang berada didepan rumah kontrakan Jalan A. Yani Kec. Kertak Hanyar Kab. Banjar Kalimantan Selatan, petugas langsung melakukan penangkapan. Setelah itu, petugas melakukan penggeledahan didalam kamar rumah kontrakan dan ditemukan barang bukti berupa 41 bungkus Teh China.

Bungkusan itu berisi Narkotika jenis Shabu dengan berat total 43.562,74 gram beserta bungkusnya dalam beberapa tas koper, tas ransel dan tas jinjing dan 21bungkus plastik klip masing-masing berisi100 butir Extacy Logo Phillips warna biru dengan jumlah total 2.100 seberat 995,87 gram.

Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto menjelaskan, tersangka ABM mengaku bahwa Narkotika jenis Shabu dan Extacy tersebut merupakan milik FP (DPO Internasional) yang dititipkan kepada tersangka. Motif ABM yaitu untuk mendapatkan upah dari saudara FP yang dijamjikan sebesar Rp 20.000.000.

"Diketahui, tersangka ABM merupakan residivis yang mana pada tahun 2017 lalu juga telah dipidana kasus Narkotika jenis sabu," jelas Kapolda Imam, Selasa (23/7/2024).

Sementara itu, YDS adalah diduga menjadi kurir sabu di wilayah Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan. Dari hasil penyelidikan, petugas mendapat informasibahwa YDS terlibat dalam jaringan FP tersebut.

Hingga pada Jum'at 21 Juni 2024 sekitar pukul 16.00 WITA saat YDS berada di area parkir Gedung U3 lantai 3 Duta Mall Banjarmasin, petugas Polda Jatim membekuknya.

Petugas juga melakukan penggeledahan didalam mobil Toyota Rush warna putih dengan Nopol B-2325-TIR dan ditemukan barang bukti berupa 43 bungkus Teh China merk Guanyinwang warna gold berisi Sabu dengan berat 45.306,26 gram.

"Barang ditemukan secara terpisah. Untuk yang 18 bungkus dengan berat 18.912,82 gram beserta bungkusnya tersebutditemukan didalam koper warna silver yang berada didalam bagasi belakang mobil, sedangkan untuk yang 25 bungkus berat 26.393,44 gram ditemukan beradadidalam bunker bagasi mobil tepat letaknya dibawah jok baris ketiga," imbuh Kapolda Jatim.

Pengakuan tersangka YDS, dia mengirim sabu ke beberapa tempat sesuai petunjuk dari FP di wilayah Kota Banjarmasin menggunakan mobil Nopol B-2325-TIR. Motif tersangka yaitu dijanjikan komisi Rp 200.000.000, apabila sudah melaksanakan tugas pengantaran.

Selanjutnya tersangka beserta barang bukti dibawa ke Ditresnarkoba Polda Jatim untuk penyidikan lebih lanjut. Nilai ekonomis dan sosial dari total +88.869 gram Sabu dan 2.100 jenisExtacy mencapai Rp.90.000.000.000, dan telah menyelamatkan sekitar 820.000 nyawa manusia.

Barang Bukti yang diamankan, Sabu seberat 88.869 Kg, dan Extacy sebanyak 2.100 butir.(*)

Berita Terbaru

Ketua RT Bantah Warga Tak Bantu Keluarga Bocah Down Syndrome yang Meninggal di Surabaya

Ketua RT Bantah Warga Tak Bantu Keluarga Bocah Down Syndrome yang Meninggal di Surabaya

Selasa, 20 Okt 2026 15:07 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 15:07 WIB

Sejumlah warga turut membantu sejak korban dibawa ke rumah sakit hingga proses pemakaman.…

Resmob Polrestabes Surabaya Ungkap Curanmor di 6 Lokasi, Dua Terduga Pelaku Ditembak

Resmob Polrestabes Surabaya Ungkap Curanmor di 6 Lokasi, Dua Terduga Pelaku Ditembak

Selasa, 20 Okt 2026 13:52 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 13:52 WIB

Pelaku ditindak tegas oleh Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya.…

Pelaku Penganiaya Anak di Rungkut Dibina di Rumah Perubahan Selama 6 Bulan

Pelaku Penganiaya Anak di Rungkut Dibina di Rumah Perubahan Selama 6 Bulan

Senin, 19 Okt 2026 20:48 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:48 WIB

penanganan perkara melibatkan sejumlah pihak, di antaranya DP3A, Bapas, Komnas PA dan Peksos…

Arus Petikemas TTL Tembus 2,29 Juta TEUs hingga September 2026, Tumbuh 12,54 Persen

Arus Petikemas TTL Tembus 2,29 Juta TEUs hingga September 2026, Tumbuh 12,54 Persen

Senin, 19 Okt 2026 20:19 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:19 WIB

Arus petikemas PT Terminal Teluk Lamong mencapai 2.299.342 TEUs hingga September 2026, tumbuh 12,54 persen dibandingkan tahun lalu.…

HUT ke-75 Humas Polri, Polrestabes Surabaya Salurkan 75 Paket Sembako untuk Warga Kembang Kuning

HUT ke-75 Humas Polri, Polrestabes Surabaya Salurkan 75 Paket Sembako untuk Warga Kembang Kuning

Senin, 19 Okt 2026 14:46 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:46 WIB

aksi sosial dengan membagikan 75 paket sembako kepada warga dan anak-anak di kawasan Makam Kembang Kuning, Surabaya,…

Diduga Digadaikan Pegawai, Polrestabes Surabaya Lanjutkan Penyelidikan

Diduga Digadaikan Pegawai, Polrestabes Surabaya Lanjutkan Penyelidikan

Senin, 19 Okt 2026 11:58 WIB

Senin, 19 Okt 2026 11:58 WIB

Kendaraan tersebut diduga dibawa seorang pegawai toko menjelang Idulfitri, lalu disebut telah digadaikan…