Lihat Istri Bersama Korban di HP, Motif Pelaku Pembunuhan di Wonokusumo Surabaya

author memonews.info

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kasihumas Polres Tanjung Perak pamerkan barang bukti
Kasihumas Polres Tanjung Perak pamerkan barang bukti

i

SURABAYA- Motif aksi Pembunuhan di Wonokusumo Surabaya akhirnya terkuak usai Polisi bekuk satu dari tiga tersangkanya. Tersangka yang diamankan insial HK berusia 44 tahun yang tinggal di Jalan Bulak Banteng Bhineka, Surabaya.

Kepada Satreskrim Polres Tanjung Perak, HK mengaku jika kesal terhadap korban usai melihat foto korban H dan istrinya di beranda handphone (HP).

Foto tersebut dilihat ketika HK hendak melihat TikTok. Saat membuka layar HP ternyata ada foto istrinya dengan seorang pria. Tersangka ini kemudian mencari identitasnya yakni H.

Pucuk dicintai ulam pun tiba, saat tersangka pulang kerja pada keesokan harinya ia berpapasan dengan korban H. Ia melihat korban berboncengan dengan temannya. Pelaku pun mengikuti korban hingga di lokasi tempat tinggalnya di Jalan Wonokusumo Jaya, Surabaya.

Sebelumnya diberitakan, pelaku pembunuhan di Jalan Wonokusumo Jaya Baru, Surabaya, akhirnya ditangkap Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Pelaku berinisial HK berusia 44 tahun yang tinggal di Jalan Bulak Banteng Bhineka, Surabaya itu membacok korban karena menemukan foto korban H dan istrinya di beranda handphone (HP).

Dalam pembunuhan tersebut, HK mengajak tiga temannya SR, I, dan S, ketiganya warga Sampang, Madura. Mereka saat ini masih berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP M Prasetyo melalui Kasi Humas Iptu Suroto mengungkapkan, awal kecemburuan tersangka pada korban Hasan, 37, warga Omben, Sampang, Madura, ini terjadi pada Jumat (24/4) malam. Tersangka yang baru pulang kerja melihat HP istrinya.

"Tersangka sakit hati saat itu. Ia kemudian keluar pada malam harinya ke sekitar lokasi mencari informasi lagi. Saat itu, tersangka sudah membawa senjata tajam (sajam)," jelasnya.

Hasilnya, tersangka tahu jika korban bekerja sebagai kuli bangunan. Ia kemudian merencanakan menganiaya korban. Hingga pada Rabu (2/5), tersangka datang ke lokasi bersama temannya S, SR, dan I mengendarai dua sepeda motor. Mereka sebelumnya bertemu di Jalan Kedungmangu, Surabaya.

"Tersangka juga menyuruh S temannya untuk membawa sajam untuk jaga-jaga jika korban melawan," katanya.

Tersangka membawa sajam jenis celurit ke lokasi. Celurit ini diselipkan di bagian belakang pinggang sebelah kiri. Ia kemudian menunggu korban di Jalan Wonokusumo Jaya Pinggir, Surabaya.

"Tersangka kemudian melihat korban. Ia menyabetkan celurit secara membabi buta ke arah korban. Ini membuat korban mengalami luka parah dan meninggal dunia," jelasnya.

Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak mendapat laporan tersebut kemudian mencari identitas yang bersangkutan. Melalui petunjuk CCTV di lokasi, identitas tersangka ditemukan dan dilakukan pengejaran. Tersangka sempat kabur ke Sampang bersama tiga temannya yang masih DPO.

"Kami tangkap tersangka di tempat persembunyiannya di Jalan Kalimas, Surabaya. Tersangka kami amankan di sana beserta celurit yang digunakan untuk menganiaya korban," terangnya.

Korban dikenakan Pasal 459 sub Pasal 458 ayat (1) atau Pasal 467 ayat (3) dan/atau Pasal 469 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. (*)

Berita Terbaru

Midea Paling Ideal Tiba di Surabaya, Kenalkan Ekosistem AI SMART MASTER

Midea Paling Ideal Tiba di Surabaya, Kenalkan Ekosistem AI SMART MASTER

Sabtu, 17 Okt 2026 08:33 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 08:33 WIB

SURABAYA – Midea Electronics Indonesia melanjutkan rangkaian komunikasi Midea Paling Ideal #JujurSebagusItu di Surabaya, Jumat, 16 Oktober 2026. Kegiatan ini m…

Alumni Cak dan Ning 2019 Jadi Sorotan, Anggota Buka Suara Diduga Terseret Kasus Narkoba

Alumni Cak dan Ning 2019 Jadi Sorotan, Anggota Buka Suara Diduga Terseret Kasus Narkoba

Jumat, 16 Okt 2026 21:55 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 21:55 WIB

Dugaan aktivitas R.A. tidak hanya berkaitan dengan narkotika, tetapi juga mencakup dugaan penadahan kendaraan bermotor hingga intimidasi…

Polsek Wonocolo Ungkap Curanmor Sidosermo, Satu Pelaku Diburu

Polsek Wonocolo Ungkap Curanmor Sidosermo, Satu Pelaku Diburu

Jumat, 16 Okt 2026 20:44 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 20:44 WIB

Berangkat dari wilayah Sampang, Madura, menggunakan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi M 6221 NO…

Dua Pengedar Pandean Peneleh Ditangkap Polrestabes Surabaya, Polisi Menyita Lima Poket Sabu

Dua Pengedar Pandean Peneleh Ditangkap Polrestabes Surabaya, Polisi Menyita Lima Poket Sabu

Jumat, 16 Okt 2026 08:41 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 08:41 WIB

HR Mengaku Mendapat Pasokan Sabu dari MA…

Senkom Bantu Pengamanan Danrem 082/CPYJ Tinjau KDKMP di 8 Desa Jombang

Senkom Bantu Pengamanan Danrem 082/CPYJ Tinjau KDKMP di 8 Desa Jombang

Kamis, 15 Okt 2026 22:14 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 22:14 WIB

JOMBANG — Danrem 082/Citra Panca Yudha Jaya, Kolonel Inf Batara Alex Bulo, melakukan peninjauan penguatan operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (…

Dugaan TPPO Bermodus Prostitusi Daring di Surabaya dan Sidoarjo Diungkap Polda Jatim 

Dugaan TPPO Bermodus Prostitusi Daring di Surabaya dan Sidoarjo Diungkap Polda Jatim 

Kamis, 15 Okt 2026 21:24 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 21:24 WIB

Dua orang sebagai tersangka, yakni seorang perempuan berinisial ADR asal Sidoarjo dan seorang laki-laki berinisial AA asal Sukabumi.…