Alumni Cak dan Ning 2019 Jadi Sorotan, Anggota Buka Suara Diduga Terseret Kasus Narkoba

author Adm02

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Diduga terlibat narkoba
Diduga terlibat narkoba

i

SURABAYA-  Dikabarkan terseret diduga kasus narkoba yang ditangani Polres Pelabuhan Tanjung Perak, seorang pria berinisial R.A. yang disebut sebagai alumni Cak dan Ning Surabaya tahun 2019 menjadi sorotan.

Salah satu anggota Cak dan Ning pun buka suara terkait dugaan perilaku R.A. yang disebut telah menjadi perhatian selama ini.

Menurut keterangan narasumber, dugaan aktivitas R.A. tidak hanya berkaitan dengan narkotika, tetapi juga mencakup dugaan penadahan kendaraan bermotor hingga intimidasi saat melakukan penagihan utang.

“Selama ini ada sejumlah perilaku R.A. yang menjadi perhatian. Informasi yang saya ketahui, dia diduga terlibat dalam aktivitas narkotika. Namun, semuanya tetap harus dibuktikan melalui proses hukum,” ujar narasumber yang merupakan salah satu anggota Cak dan Ning.

Narasumber tersebut menyebut R.A. diduga menjadi perantara atau kurir narkotika kepada sejumlah orang. Bahkan, menurut keterangannya, salah satu pihak yang disebut sebagai penerima diduga berasal dari lingkungan anggota DPRD. Informasi tersebut masih memerlukan verifikasi dan belum dapat dipastikan kebenarannya.

Selain dugaan keterlibatan dalam narkotika, R.A. juga dituding mengonsumsi barang terlarang tersebut serta terlibat dalam dugaan penadahan sepeda motor Yamaha NMAX Turbo berwarna silver.

“Selain persoalan narkoba, ada pula informasi mengenai dugaan penadahan motor dan kebiasaannya membawa airsoft gun. Informasi ini perlu ditelusuri lebih lanjut agar semuanya jelas,” lanjutnya.

Narasumber juga menyampaikan bahwa R.A. diduga kerap membawa airsoft gun yang disebut dipinjam dari seseorang bernama Averian.

Senjata tersebut, menurut narasumber, diduga digunakan untuk mengintimidasi orang ketika melakukan penagihan utang. R.A. disebut pernah menjalankan aktivitas sebagai penagih utang atau debt collector.

“Informasi yang saya terima, saat melakukan penagihan dia diduga menunjukkan airsoft gun kepada orang yang ditagih. Kalau benar terjadi, tentu hal tersebut perlu ditelusuri oleh aparat penegak hukum,” ungkap narasumber.

Meski demikian, dugaan kepemilikan atau penggunaan airsoft gun untuk intimidasi tersebut belum dapat dinyatakan sebagai fakta hukum tanpa bukti dan keterangan resmi dari kepolisian.

Dalam keterangannya, narasumber turut mengungkap dugaan jalur transaksi narkotika yang dikaitkan dengan R.A. Ia menyebut terdapat beberapa jalur yang diduga digunakan untuk memperoleh barang tersebut.

Salah satunya, R.A. disebut diduga berkomunikasi dengan jaringan seseorang bernama Yudi yang menurut narasumber saat ini berada di Rutan Medaeng. Komunikasi tersebut diklaim dilakukan melalui telepon dengan pihak lain di kawasan Ampel.

Selain itu, narasumber menyebut adanya dugaan transaksi langsung dengan seseorang bernama Rohman di Madura. Jalur lainnya disebut berkaitan dengan seseorang yang dikenal melalui pacar R.A.

“Informasi mengenai jalur transaksi ini saya sampaikan agar bisa ditelusuri lebih lanjut. Siapa saja yang benar-benar terlibat harus dibuktikan berdasarkan hasil penyelidikan dan bukti yang dimiliki aparat,” kata narasumber.

Identitas pihak-pihak yang disebut dalam dugaan transaksi tersebut, termasuk peran masing-masing, masih membutuhkan konfirmasi independen. Penyebutan nama dalam keterangan sepihak tidak serta-merta membuktikan keterlibatan seseorang dalam tindak pidana.

Munculnya dugaan perkara tersebut turut menjadi perhatian karena R.A. disebut merupakan alumni Cak dan Ning Surabaya tahun 2019.

Narasumber berharap persoalan yang menyeret nama R.A. dapat diusut secara objektif dan tidak menimbulkan penilaian negatif terhadap seluruh anggota maupun alumni Cak dan Ning.

“Kalau memang ada pelanggaran hukum, biarkan aparat memproses sesuai ketentuan yang berlaku. Kami berharap persoalan ini menjadi jelas dan tidak membuat orang lain yang tidak terlibat ikut terdampak,” ujarnya.

Hingga berita ini disusun, diperlukan konfirmasi resmi dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak mengenai kebenaran penangkapan R.A., kronologi kejadian, barang bukti yang diamankan, serta status hukum yang bersangkutan.(*)

Berita Terbaru

Midea Paling Ideal Tiba di Surabaya, Kenalkan Ekosistem AI SMART MASTER

Midea Paling Ideal Tiba di Surabaya, Kenalkan Ekosistem AI SMART MASTER

Sabtu, 17 Okt 2026 08:33 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 08:33 WIB

SURABAYA – Midea Electronics Indonesia melanjutkan rangkaian komunikasi Midea Paling Ideal #JujurSebagusItu di Surabaya, Jumat, 16 Oktober 2026. Kegiatan ini m…

Polsek Wonocolo Ungkap Curanmor Sidosermo, Satu Pelaku Diburu

Polsek Wonocolo Ungkap Curanmor Sidosermo, Satu Pelaku Diburu

Jumat, 16 Okt 2026 20:44 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 20:44 WIB

Berangkat dari wilayah Sampang, Madura, menggunakan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi M 6221 NO…

Terminal dan Kampung Joyoboyo Digrebek Gabungan Satnarkoba Polda Jatim

Terminal dan Kampung Joyoboyo Digrebek Gabungan Satnarkoba Polda Jatim

Kamis, 15 Okt 2026 19:39 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 19:39 WIB

Berantas Narkotika, Ditemukan Sabu dan Lima Orang Dinyatakan Positif …

Jatanras Polrestabes Surabaya Bekuk Dua Terduga Bandit Motor, Keduanya Tiba di Mapolrestabes dengan Kaki Terluka

Jatanras Polrestabes Surabaya Bekuk Dua Terduga Bandit Motor, Keduanya Tiba di Mapolrestabes dengan Kaki Terluka

Kamis, 15 Okt 2026 18:11 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 18:11 WIB

Satu aksinya yakni terekam gasak motor Beat Hitam nopol S 2694 EAB diparkiran optik jalan HR Muhamad…

JPW Dorong Muri Rekor Mutasi Tercepat, IPW Dorong Kapolri Suyudi Perkuat Pemberantasan Narkoba dan Reformasi Interna

JPW Dorong Muri Rekor Mutasi Tercepat, IPW Dorong Kapolri Suyudi Perkuat Pemberantasan Narkoba dan Reformasi Interna

Kamis, 15 Okt 2026 09:19 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 09:19 WIB

Perkuat pemberantasan narkoba sekaligus melanjutkan pembenahan internal Polri.…

DPO Pencurian 14 Bollard di Kembang Jepun Ditangkap, Kerugian Pemkot Surabaya Capai Rp22 Juta

DPO Pencurian 14 Bollard di Kembang Jepun Ditangkap, Kerugian Pemkot Surabaya Capai Rp22 Juta

Rabu, 14 Okt 2026 10:39 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 10:39 WIB

Daftar pencarian orang (DPO) tersebut diringkus Unit Reskrim Polsek Pabean Cantikan…