Kami Bukan Superman, Kata Polisi Saat Didatangi Korban, Mobil 3 Bulan Hilang Tanpa Kejelasan

author memonews.info

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi
Ilustrasi

i

SURABAYA, – Laporan penggelapan mobil dilayangkan oleh Abdus Syakur ke Polsek Sawahan, Surabaya dan sudah berjalan selama 3 bulan. Namun hingga kini, belum ada titik terang terkait keberadaan pelaku maupun mobil yang digelapkan. Ketidakjelasan proses hukum ini memicu kekecewaan mendalam dari pelapor yang merasa aparat penegak hukum berjalan di tempat.

Kasus bermula pada Kamis, 13 Maret 2025. Mobil milik Syakur, sebuah Suzuki All New Ertiga GX A/T tahun 2021 warna hitam dengan nomor polisi L 1186-I, dipinjam oleh seorang pria bernama Choirudin Athourrohman. Terlapor mengaku hendak menggunakan kendaraan tersebut untuk keperluan keluarga ke Madura. Namun hingga kini, mobil tak kunjung dikembalikan. Kerugian yang dialami Abdus Syakur ditaksir mencapai Rp200 juta.

“Saya sudah melapor sejak 21 Maret lalu, tapi sampai sekarang belum ada hasil. Bahkan untuk sekadar kejelasan status pelaku pun belum diberikan,” ungkap Syakur dengan nada kecewa, Sabtu (19/7/2025).

Bukti laporan resmi tercatat dalam Surat Tanda Bukti Laporan Nomor: LP/B/150/III/2025/SPKT/Polsek Sawahan/Polrestabes Surabaya/Polda Jatim. Terlapor diketahui beralamat di Jalan Girilaya 5/27-A Surabaya dan disebut tidak memiliki pekerjaan tetap.

Korban pun merasa geram dengan pernyataan salah satu oknum penyidik anggota Polsek Sawahan yang terkesan defensif dan kurang empati. Saat dikonfirmasi terkait lambannya pengusutan, oknum anggota tersebut menjawab,

“Kami ini sudah bekerja maksimal. Tapi kami juga manusia, bukan Superman. Kami sudah datangi rumah pelaku, tapi katanya dia sudah tidak tinggal di sana,” kata anggota yang enggan disebut namanya dan sebagai penyidik ini.

Pernyataan tersebut justru menimbulkan pertanyaan: apakah cukup hanya dengan ‘mendatangi rumah’ lalu berhenti di situ? Masyarakat berharap aparat tidak sekadar beralasan, tapi benar-benar menunjukkan kerja nyata.

“Ini bukan kasus sepele. Rp200 juta bukan uang kecil. Kalau pelaku bisa hilang begitu saja dan tidak dicari serius, bagaimana masyarakat bisa percaya pada proses hukum?” tambah Syakur.

Kasus ini dikategorikan sebagai dugaan tindak pidana penggelapan sebagaimana diatur dalam Pasal 372 KUHP. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Kapolsek Sawahan maupun dari Humas Polrestabes Surabaya terkait langkah lanjutan.

Korban pun berharap Polsek Sawahan tidak hanya jadi tempat laporan masuk, tetapi juga jadi institusi yang memberi kepastian hukum. Karena sekali masyarakat kehilangan keyakinan, maka kepercayaan terhadap lembaga kepolisian akan ikut tergadai.(*)

Berita Terbaru

Kapolri Mutasi 424 Perwira, Isi Sejumlah Jabatan Strategis

Kapolri Mutasi 424 Perwira, Isi Sejumlah Jabatan Strategis

Senin, 31 Agu 2026 21:47 WIB

Senin, 31 Agu 2026 21:47 WIB

JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan rotasi dan mutasi terhadap 424 Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) di l…

Warga Torjun Sampang Bobol Gudang Plastik Tambak Wedi Surabaya, Pelaku Mantan Karyawan 

Warga Torjun Sampang Bobol Gudang Plastik Tambak Wedi Surabaya, Pelaku Mantan Karyawan 

Senin, 31 Agu 2026 20:49 WIB

Senin, 31 Agu 2026 20:49 WIB

Pelaku diamankan Unit Reskrim Polsek Kenjeran setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan…

Korban Dugaan Pengeroyokan di Restoran Yono Soewoyo, Dukuh Pakis, Surabaya Lapor Polrestabes 

Korban Dugaan Pengeroyokan di Restoran Yono Soewoyo, Dukuh Pakis, Surabaya Lapor Polrestabes 

Senin, 31 Agu 2026 15:57 WIB

Senin, 31 Agu 2026 15:57 WIB

menyapa JVA menggunakan bahasa Korea, yakni "Annyeonghaseyo" yang berarti halo atau hai…

Sejumlah Kapolres Jajaran Polda Jatim Berganti, Tertuang dalam Surat Telegram Kapolri 

Sejumlah Kapolres Jajaran Polda Jatim Berganti, Tertuang dalam Surat Telegram Kapolri 

Senin, 31 Agu 2026 10:52 WIB

Senin, 31 Agu 2026 10:52 WIB

Mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang biasa dalam organisasi Polri sebagai bagian dari penyegaran, pengembangan karier," jelas Abast…

Polrestabes Surabaya Bekuk Kakek di Putat Jaya, Setubuhi Bocah SD 8 Tahun

Polrestabes Surabaya Bekuk Kakek di Putat Jaya, Setubuhi Bocah SD 8 Tahun

Sabtu, 29 Agu 2026 11:11 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 11:11 WIB

Korban terlepas usai gigit tangan pelaku dan berlari menyelamatkan diri…

Terdampak Kemarau, Polres Nganjuk Pasok 12 Ribu Liter Air Bersih di Tiga Dusun 

Terdampak Kemarau, Polres Nganjuk Pasok 12 Ribu Liter Air Bersih di Tiga Dusun 

Jumat, 28 Agu 2026 15:06 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 15:06 WIB

NGANJUK- Musim kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Nganjuk mulai berdampak terhadap ketersediaan air bersih bagi masyarakat.  Kondisi …