Ribuan Spanduk Gerakan Coblos Kotak Kosong di Surabaya Hilang

author memonews.info

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Coblos kotak kosong
Coblos kotak kosong

i

SURABAYA– Spanduk-spanduk sosialisasi Gerakan Coblos Kotak Kosong di Surabaya yang pasang di sejumlah titik di kota, tiba-tiba hilang.

Diduga, hilangnya spanduk ini merupakan upaya pembungkaman terhadap gerakan yang menentang calon tunggal di Pilkada Surabaya.

Harijono, Ketua Gerakan Coblos Kotak Kosong, mengungkapkan kekecewaan atas hilangnya spanduk-spanduk sosialisasi.

“Kami sudah melakukan sosialisasi kepada Bawaslu dan KPU, bahwa kotak kosong ini bukan peserta, namun tetap disediakan oleh KPU. Kami juga sudah mendapat izin dari kepolisian untuk memasang spanduk,” ujar Harijono.

Gerakan coblos kotak kosong bentangkan spanduk di perempatan lampu merah taman kebun bibit“Namun, pagi setelah pemasangan, spanduk-spanduk kami sudah hilang.

Diduga, spanduk-spanduk ini diambil oleh oknum yang diperintahkan oleh Lurah dan Camat,” tambah Harijono.

Harijono menilai, hilangnya spanduk ini merupakan bentuk pembungkaman terhadap gerakan mereka.

“Mereka ingin membungkam suara rakyat yang ingin memilih kotak kosong. Ini adalah bentuk pelanggaran demokrasi,” tegas Harijono.

“Kami akan terus berjuang untuk mensosialisasikan gerakan ini kepada masyarakat.

Kami ingin menegakkan demokrasi dan memastikan bahwa suara rakyat didengar,” lanjut Harijono.

Relawan Gerakan Coblos Kotak Kosong Gelar Sosialisasi di Perempatan Kebun Bibit, Dorong Masyarakat Pilih “Kotak Kosong”

Gerakan Coblos Kotak Kosong sendiri muncul sebagai bentuk protes terhadap sistem Pilkada yang dinilai tidak demokratis.

Mereka menilai, calon tunggal di Pilkada Surabaya merupakan bentuk pemborongan demokrasi oleh partai politik.

“Kami ingin mengingatkan masyarakat bahwa mereka memiliki hak untuk memilih kotak kosong.

Ini adalah bentuk protes terhadap sistem yang tidak adil,” tutup Harijono.

Sosialisasi Gerakan Coblos Kotak Kosong sendiri dilakukan di perempatan lampu merah Taman Kebun Bibit, Senin, 28 Oktober 2024 sore pukul 16.00 wib.(*)

Berita Terbaru

Rutan Surabaya Persempit Celah Gangguan Keamanan, Perkuat Disiplin P2U dan Integritas Jajaran

Rutan Surabaya Persempit Celah Gangguan Keamanan, Perkuat Disiplin P2U dan Integritas Jajaran

Selasa, 01 Sep 2026 18:48 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 18:48 WIB

poin utama yang ditekankan adalah pemeriksaan di Pintu Pengamanan Utama (P2U). Sebagai akses penting menuju lingkungan Rutan…

Usai Dihajar Massa, Pelaku Curanmor Diamankan Polsek Simokerto 

Usai Dihajar Massa, Pelaku Curanmor Diamankan Polsek Simokerto 

Selasa, 01 Sep 2026 18:14 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 18:14 WIB

Sempat terjadi aksi kejar-kejaran, antara pelaku dan warga…

Gasak Motor, Warga Waru Ditangkap Reskrim Polsek Sukolilo 

Gasak Motor, Warga Waru Ditangkap Reskrim Polsek Sukolilo 

Selasa, 01 Sep 2026 17:55 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 17:55 WIB

Dipimpin Kanit Reskrim Iptu Ari, Pelaku Disergap dalam kegiatan Patroli…

Kapolri Mutasi 424 Perwira, Isi Sejumlah Jabatan Strategis

Kapolri Mutasi 424 Perwira, Isi Sejumlah Jabatan Strategis

Senin, 31 Agu 2026 21:47 WIB

Senin, 31 Agu 2026 21:47 WIB

JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan rotasi dan mutasi terhadap 424 Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) di l…

Warga Torjun Sampang Bobol Gudang Plastik Tambak Wedi Surabaya, Pelaku Mantan Karyawan 

Warga Torjun Sampang Bobol Gudang Plastik Tambak Wedi Surabaya, Pelaku Mantan Karyawan 

Senin, 31 Agu 2026 20:49 WIB

Senin, 31 Agu 2026 20:49 WIB

Pelaku diamankan Unit Reskrim Polsek Kenjeran setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan…

Korban Dugaan Pengeroyokan di Restoran Yono Soewoyo, Dukuh Pakis, Surabaya Lapor Polrestabes 

Korban Dugaan Pengeroyokan di Restoran Yono Soewoyo, Dukuh Pakis, Surabaya Lapor Polrestabes 

Senin, 31 Agu 2026 15:57 WIB

Senin, 31 Agu 2026 15:57 WIB

menyapa JVA menggunakan bahasa Korea, yakni "Annyeonghaseyo" yang berarti halo atau hai…