Laporan Krisna Korban Begal Merr Hoak, Minta Maaf Dihadapan Kapolrestabes Surabaya

author memonews.info

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Krisna yang membuat laporan korban begal merr
Krisna yang membuat laporan korban begal merr

i

SURABAYA- Surabaya beberapa hari lalu dihebohkan dengan viralnya korban pembegalan dan perampasan motor di akses Merr wilayah Polsek Mulyorejo Surabaya.

Namun, usai Polisi lakukan penyelidikan, korban (Krisna) ternyata membuat laporan palsu ke Polisi.

Hal tersebut diketahui setelah pelapor dipanggil ke Polrestabes Surabaya oleh Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Lutfi Sulistiawan. Setelah dilakukan penyelidikan mendalam laporan tersebut terbukti tidak benar.

Pada saat tim di lapangan terus melakukan dengan gencar patroli dan penindakan terhadap pelaku curanmor dan menyelidiki kasus tersebut yang menurut korban begal bercelurit merampas motornya.

Kepada Kombes Pol Lutfi Sulistiawan korban yang memberi laporan palsu tersebut mengaku jika motornya dijual dan uangnya dibuat berfoya-foya di hiburan malam.

"Uangnya buat apa?,' tanya Kombes Pol Lutfi dalam akun resminya, Kamis (12/2).

"Uangnya untuk foya-foya, hal tersebut dilakukannya karena takut dimarahi oleh pihak keluarga sehingga membuat laporan palsu," jelas Krisna kepada Kapolrestabes Surabaya.

Krisna mengarang cerita korban begal karena takut dimarahi keluarga karena telah menjual motor dan uangnya untuk foya-foya minum alkohol, minuman keras di klub malam serta kencan dengan wanita malam.

Dihadapan Kapolrestabes Surabaya Krisna mengaku terpaksa mengarang cerita jika sepeda motor Honda Vario miliknya dirampas sekelompok orang bersenjata tajam Celurit diakses Merr, namun sebenarnya motor tersebut sudah dia jual dan hasil penjualan tersebut digunakan untuk berfoya-foya.

Juga dihadapan Kapolrestabes Surabaya, Krisna menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat khususnya warga Surabaya yang telah membuat gaduh dengan mengaku sebagai korban begal serta membuat laporan palsu kepada pihak aparat.

"Saya memohon maaf khususnya kepada pihak kepolisian karena laporan saya palsu dan membuat gaduh Surabaya," imbuh Krisna.

Seperti diketahui Krisna sebelumnya mengaku melaporkan menjadi korban pembegalan oleh beberapa orang tak dikenal bersenjata celurit dengan membawa 3 sepeda motor.

Ketika itu motor serta dompet berisi uang dan STNK dirampas oleh kelompok pelaku tersebut, dia pun membuat laporan ke Polsek Mulyorejo.

Namun setelah dilakukan penyelidikan oleh aparat kepolisian laporan yang dibuat Krisna tersebut diduga alami kejanggalan. Hal tersebut diungkapkan oleh AKP Desi Ratnasih Kapolsek Mulyorejo yang menyebut jika saat penyelidikan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian tidak ada yang merekam adanya aksi pembegalan.

Dalam rekaman tersebut tampak korban Krisna terlihat sendiri dan tidak mengendarai sepeda motor serta tidak ada indikasi rekaman aksi pembegalan di lokasi kejadian. (*)

Berita Terbaru

Alumni Cak dan Ning 2019 Jadi Sorotan, Anggota Buka Suara Diduga Terseret Kasus Narkoba

Alumni Cak dan Ning 2019 Jadi Sorotan, Anggota Buka Suara Diduga Terseret Kasus Narkoba

Jumat, 16 Okt 2026 21:55 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 21:55 WIB

Dugaan aktivitas R.A. tidak hanya berkaitan dengan narkotika, tetapi juga mencakup dugaan penadahan kendaraan bermotor hingga intimidasi…

Polsek Wonocolo Ungkap Curanmor Sidosermo, Satu Pelaku Diburu

Polsek Wonocolo Ungkap Curanmor Sidosermo, Satu Pelaku Diburu

Jumat, 16 Okt 2026 20:44 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 20:44 WIB

Berangkat dari wilayah Sampang, Madura, menggunakan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi M 6221 NO…

Senkom Bantu Pengamanan Danrem 082/CPYJ Tinjau KDKMP di 8 Desa Jombang

Senkom Bantu Pengamanan Danrem 082/CPYJ Tinjau KDKMP di 8 Desa Jombang

Kamis, 15 Okt 2026 22:14 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 22:14 WIB

JOMBANG — Danrem 082/Citra Panca Yudha Jaya, Kolonel Inf Batara Alex Bulo, melakukan peninjauan penguatan operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (…

Dugaan TPPO Bermodus Prostitusi Daring di Surabaya dan Sidoarjo Diungkap Polda Jatim 

Dugaan TPPO Bermodus Prostitusi Daring di Surabaya dan Sidoarjo Diungkap Polda Jatim 

Kamis, 15 Okt 2026 21:24 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 21:24 WIB

Dua orang sebagai tersangka, yakni seorang perempuan berinisial ADR asal Sidoarjo dan seorang laki-laki berinisial AA asal Sukabumi.…

Terminal dan Kampung Joyoboyo Digrebek Gabungan Satnarkoba Polda Jatim

Terminal dan Kampung Joyoboyo Digrebek Gabungan Satnarkoba Polda Jatim

Kamis, 15 Okt 2026 19:39 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 19:39 WIB

Berantas Narkotika, Ditemukan Sabu dan Lima Orang Dinyatakan Positif …

JPW Dorong Muri Rekor Mutasi Tercepat, IPW Dorong Kapolri Suyudi Perkuat Pemberantasan Narkoba dan Reformasi Interna

JPW Dorong Muri Rekor Mutasi Tercepat, IPW Dorong Kapolri Suyudi Perkuat Pemberantasan Narkoba dan Reformasi Interna

Kamis, 15 Okt 2026 09:19 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 09:19 WIB

Perkuat pemberantasan narkoba sekaligus melanjutkan pembenahan internal Polri.…