Pemuda ini Akui Ikut Demo Di Grahadi dan Polrestabes Surabaya, Bakar Barrier

author memonews.info

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah Pelaku aksi demo di Kota Surabaya
Salah Pelaku aksi demo di Kota Surabaya

i

SURABAYA - Dengan dalih solidaritas, RV (19) asal Sidokapasan Surabaya adalah salah satu pelaku yang sudah menjadi tersangka aksi pengerusakan serta pembakaran dalam aksi Demo anarkis di Surabaya pada 29–31 Agustus 2025.

RV ikut diamankan diantara 315 orang yang saat ini ada 33 menjadi tersangka penyerangan, perusakan, hingga pembakaran fasilitas publik termasuk kantor polisi.

Kepada media ini, pengemudi ojol ini mengaku ikut-ikutan demo hanya sebagai solidaritas dalam penyampaian pendapat saja, namun dia tak menampik jika ikut dalam pembakaran.

"Waktu di Grahadi memang saya ikut demo awal tanggal 29 Agustus," aku RV, Sabtu (6/9/2025).

Dirinya ikut membakar barrier dan juga memprovokasi massa dengan kata-kata "ayo-ayo" namun mengaku tidak ikut menjarah hanya melakukan pembakaran barrier.

RV sendiri diamankan anggota Gabungan Polrestabes Surabaya pada, Sabtu (30/8/2025) sore didepan Mapolrestabes Surabaya.

Berawal ketika RV ini ikut aksi demo menyampaikan aspiras didepan Grahadi bersama massa aksi yang lebih dari 3000 orang hingga terjadi chaos(Kericuhan).

Ketika chaos itu RV ini ikut merusak barrier dan tanpa sadar terekam camera drone. Karena terjadi kericuhan serta tembakan gas air mata, kemudian dirinya pulang kerumahnya.

"Esoknya Sabtu (30/8), saya kembali ikut massa demo didepan Polrestabes Surabaya, namun hanya melihat saja," imbuh RV.

Didepan Mapolrestabes akhirnya juga terjadi kericuhan, RV ini saat terjadi kericuhan ikut membantu polisi untuk menenangkan massa yang mulai membuat onar didepan Mapolrestabes dan sempat ikut menangkap maling.

"Karena terjadi kericuhan saya ikut membantu menenangkan dan saya juga sempat ikut menangkap maling," tambah RV.

Di Polrestabes, RV melihat motornya saya sudah diamankan oleh polisi lalu dia dekati dan RV didata. Ternyata ada rekaman CCTV waktu dirinya ikut aksi anarkis di Grahadi.

"Dari rekaman drone itu, saya diamankan didepan Mapolrestabes," pungkasnya saat dipamerkan oleh petugas bersama puluhan pelaku lainnya.

Seperti diketahui, oknum perusuh dalam aksi Demo anarkis di Surabaya pada 29–31 Agustus 2025 diamankan Polrestabes Surabaya. Ratusan pelaku ini terdiri dari anak-anak hingga dewasa yang mempunyai peran berbeda hingga diduga sang provokator.

Anggota Polrestabes Surabaya dan jajaran Polsek berhasil mengamankan sedikitnya 315 orang yang saat ini ada 33 menjadi tersangka penyerangan, perusakan, hingga pembakaran fasilitas publik dan kantor polisi.

Di Polrestabes Surabaya, Kabid Humas Polda Jatim,Kombes Pol Jules Abraham Abast bersama Kapolrestabes Surabaya Kombespol Luthfi Sulistiawan membenarkan jika telah mengamankan 315 orang yang terdiri dari 128 anak dan 187 orang dewasa.

“Setelah menjalani pemeriksaan mendalam, terdapat 33 orang yang kita tetapkan sebagai tersangka, termasuk enam anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH),” jelas Abast, Jumat (5/9/2025).

Para tersangka ini, Abast melanjutkan, adalah massa demo yang merusak pagar, membakar Grahadi, melempar bom molotov ke ruang kerja Wakil Gubernur, juga menjarah inventaris pemerintah berupa lukisan, karpet, kursi, dan perangkat komputer.

“Anggota gabungan langsung melaksanakan operasi dan menjaring 315 orang diamankan. Dari jumlah itu, 275 orang dipulangkan setelah pemeriksaan karena tidak terbukti melakukan tindakan anarkis,” imbuh Kombes Abast

Sebanyak 33 orang yang sudah menjadi tersangka, mereka dengan rincian 27 dewasa dan 6 anak. Dari jumlah tersebut, 27 orang ditahan dan 6 anak diserahkan ke Balai Pemasyarakatan.

Selain para pelaku, Polisi juga menyita barang bukti yang disita polisi antara lain bom molotov, sajam, pakaian pelaku, hingga barang hasil penjarahan.(*)

Berita Terbaru

Rutan Surabaya Persempit Celah Gangguan Keamanan, Perkuat Disiplin P2U dan Integritas Jajaran

Rutan Surabaya Persempit Celah Gangguan Keamanan, Perkuat Disiplin P2U dan Integritas Jajaran

Selasa, 01 Sep 2026 18:48 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 18:48 WIB

poin utama yang ditekankan adalah pemeriksaan di Pintu Pengamanan Utama (P2U). Sebagai akses penting menuju lingkungan Rutan…

Gasak Motor, Warga Waru Ditangkap Reskrim Polsek Sukolilo 

Gasak Motor, Warga Waru Ditangkap Reskrim Polsek Sukolilo 

Selasa, 01 Sep 2026 17:55 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 17:55 WIB

Dipimpin Kanit Reskrim Iptu Ari, Pelaku Disergap dalam kegiatan Patroli…

Warga Torjun Sampang Bobol Gudang Plastik Tambak Wedi Surabaya, Pelaku Mantan Karyawan 

Warga Torjun Sampang Bobol Gudang Plastik Tambak Wedi Surabaya, Pelaku Mantan Karyawan 

Senin, 31 Agu 2026 20:49 WIB

Senin, 31 Agu 2026 20:49 WIB

Pelaku diamankan Unit Reskrim Polsek Kenjeran setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan…

Korban Dugaan Pengeroyokan di Restoran Yono Soewoyo, Dukuh Pakis, Surabaya Lapor Polrestabes 

Korban Dugaan Pengeroyokan di Restoran Yono Soewoyo, Dukuh Pakis, Surabaya Lapor Polrestabes 

Senin, 31 Agu 2026 15:57 WIB

Senin, 31 Agu 2026 15:57 WIB

menyapa JVA menggunakan bahasa Korea, yakni "Annyeonghaseyo" yang berarti halo atau hai…

Terduga Pelaku Kerusuhan di Triple X Night Club Surabaya, Polisi Amankan 3 Orang

Terduga Pelaku Kerusuhan di Triple X Night Club Surabaya, Polisi Amankan 3 Orang

Senin, 31 Agu 2026 10:11 WIB

Senin, 31 Agu 2026 10:11 WIB

Tiga terduga pelaku sudah ditangkap Resmob Polrestabes Surabaya…

Residivis Omben dan Tenggumung Terekam CCTV, Curi  Motor di Margorukun Ditangkap Polsek Bubutan 

Residivis Omben dan Tenggumung Terekam CCTV, Curi  Motor di Margorukun Ditangkap Polsek Bubutan 

Minggu, 30 Agu 2026 13:22 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 13:22 WIB

Pelaku ini bolak balik dipenjara tak kapok, 2026 kembali ditangkap…