Barang dari dalam Lapas Pamekasan, Gagal Diedarkan oleh Dua Kurir Sukodono Sidoarjo

author memonews.info

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dua pengedar asal Sukodono Sidoarjo
Dua pengedar asal Sukodono Sidoarjo

i

SURABAYA- Pengakuan mengejutkan dari dua kurir narkotika jenis sabu-sabu yang diamankan oleh unit 2 Satresnarkoba Polrestabes Surabaya.

Dua kurir dengan barang bukti lumayan banyak tersebut mengaku dikendalikan dari dalam Lapas narkotika di Pamekasan.

Tersangkanya inisial BI (41) asal Jalan Kudusan Rt.02 Rw.06 Tumpang Malang dan: VPJN (30) asal Jalan Jogosatru, Kec. Sukodono, Sidoarjo.

Wakasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya Kompol Redik menjelaskan, keduanya pelaku ini mendapat sabu-sabu dari saudara Dendi alias D yang saat ini sudah dinyatakan daftar pencarian orang (DPO).

Dandi ini mengendalikan barang dari dalam lapas diwilayah Madura dan keduanya tersangka ini diperintah untuk mengambil ranjauan diwilayah Sampang.

"Kedua pelaku mengambil ranjauan diwilayah Sokobanah, Sampang atas perintah dari D," jelas Kompol Redik, Selasa (13/5/2025).

Oleh mereka, Narkotika jenis sabu dengan berat netto + 299,028 gram, sesudah diambil sedianya akan diedarkan diwilayah Surabaya, Sidoarjo dan Malang, pengakuannya semuanya atas perintah dari D.

Ambil Langsung Sabu-Sabu dari Kawasan Madura.

Pengungkapan kasus peredaran sabu diwilayah Surabaya dan Sidoarjo tersebut berawal dari informasi masyarakat yang mengetahui peredaran serta penjualan terselubung.

Dari informasi serta laporan masyarakat tersebut lalu ditindaklanjuti dengan penyelidikan hingga diketahui rumah yang diduga menjadi tempat salah satu tersangka.

“Pada Kamis 03 April 2025, kurang lebih pukul 15.30 WIB, kita mendatangi rumah di Jogosatru Rt.02 Rw.01 Sidoarjo, dan dilakukan penangkapan terhadap kedua Tersangka,” imbuh Wakasat.

BI sendiri ketika mengambil narkotika jenis sabu itu didaerah Madura didampingi oleh tersangka VPJN dan mengetahui jika yang akan diambil adalah narkotika sabu.

Dalam membantu mengambilkan narkotika jenis sabu itu, awalnya diberi uang Rp.1.000.000 oleh D (DPO) sebagai biaya transportasi dan jika berhasil mengambil dimana D menjanjikan akan memberi uang lagi.

Untuk pembagian uang yang diberi oleh D tersebut, dimana tersangka BI mendapatkan Rp.600.000 dan VPJN mendapatkan Rp.400.000.

Pengakuannya kepada Polisi, tersangka BI ini mau saja mengambilkan narkotika jenis sabu tersebut dikarenakan membutuhkan uang dan mengaku baru satu kali membantu D.

Selain sabu dalam kantong plastik dengan berat netto 299,028 gram juga diamankan jaket warna hitam, uang Rp.400.000, kartu ATM dan 2 HP.(*)

Berita Terbaru

Midea Paling Ideal Tiba di Surabaya, Kenalkan Ekosistem AI SMART MASTER

Midea Paling Ideal Tiba di Surabaya, Kenalkan Ekosistem AI SMART MASTER

Sabtu, 17 Okt 2026 08:33 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 08:33 WIB

SURABAYA – Midea Electronics Indonesia melanjutkan rangkaian komunikasi Midea Paling Ideal #JujurSebagusItu di Surabaya, Jumat, 16 Oktober 2026. Kegiatan ini m…

Alumni Cak dan Ning 2019 Jadi Sorotan, Anggota Buka Suara Diduga Terseret Kasus Narkoba

Alumni Cak dan Ning 2019 Jadi Sorotan, Anggota Buka Suara Diduga Terseret Kasus Narkoba

Jumat, 16 Okt 2026 21:55 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 21:55 WIB

Dugaan aktivitas R.A. tidak hanya berkaitan dengan narkotika, tetapi juga mencakup dugaan penadahan kendaraan bermotor hingga intimidasi…

Polsek Wonocolo Ungkap Curanmor Sidosermo, Satu Pelaku Diburu

Polsek Wonocolo Ungkap Curanmor Sidosermo, Satu Pelaku Diburu

Jumat, 16 Okt 2026 20:44 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 20:44 WIB

Berangkat dari wilayah Sampang, Madura, menggunakan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi M 6221 NO…

Senkom Bantu Pengamanan Danrem 082/CPYJ Tinjau KDKMP di 8 Desa Jombang

Senkom Bantu Pengamanan Danrem 082/CPYJ Tinjau KDKMP di 8 Desa Jombang

Kamis, 15 Okt 2026 22:14 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 22:14 WIB

JOMBANG — Danrem 082/Citra Panca Yudha Jaya, Kolonel Inf Batara Alex Bulo, melakukan peninjauan penguatan operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (…

Dugaan TPPO Bermodus Prostitusi Daring di Surabaya dan Sidoarjo Diungkap Polda Jatim 

Dugaan TPPO Bermodus Prostitusi Daring di Surabaya dan Sidoarjo Diungkap Polda Jatim 

Kamis, 15 Okt 2026 21:24 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 21:24 WIB

Dua orang sebagai tersangka, yakni seorang perempuan berinisial ADR asal Sidoarjo dan seorang laki-laki berinisial AA asal Sukabumi.…

Terminal dan Kampung Joyoboyo Digrebek Gabungan Satnarkoba Polda Jatim

Terminal dan Kampung Joyoboyo Digrebek Gabungan Satnarkoba Polda Jatim

Kamis, 15 Okt 2026 19:39 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 19:39 WIB

Berantas Narkotika, Ditemukan Sabu dan Lima Orang Dinyatakan Positif …