RS Dr Soewandi Dukung Polisi Ungkap Kasus Limbah

author memonews.info

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polsek Simokerto
Polsek Simokerto

i

SURABAYA - Direktur Rumah Sakit (RS) Soewandi Surabaya mendukung kinerja aparat kepolisian dalam ungkap kasus limbah. Saat dihubungi mendia ini, Dr. Billy sangat mendukung kinerja Reskrim Polsek Simokerto guna mengungkap dalang dalam kasus limbah.

"Kita dukung pihak kepolisian untuk mengungkap tuntas kasus yang melibatkan RS Soewandi itu," katanya.

Sementara, diketahui Dua dari tiga pelaku pencurian limbah medis milik Rumah Sakit itu sudah mendekam dalam penjara. Dan diduga melibatkan oknum wartawan.

Pelaku berinisial Z, petugas kebersihan atau Cleaning Service RSUD dr Soewandhi Surabaya.

Sedangkan oknum wartawan berinisial S dan sudah dilakukan penahanan, setelah Polisi melakukan gelar perkara pada Selasa (29/08/2023).

Sementara rekannnya H saat ini masih dilakukan pemanggilan untuk menjalani pemeriksaan di Mapolsek Simokerto Surabaya.

Kapolsek Simokerto Kompol A.R Dwi Nugroho menjelaskan, penangkapan dilakukan setelah pihaknya mendapat laporan terkait pencurian limbah medis milik RSUD dr Soewandhi Surabaya beberapa waktu lalu.

Usai menerima laporan tersebut, kami melalukan penyelidikan dan melakukan olah TKP dengan memeriksa rekaman kamera pengintai atau CCTV di lokasi kejadian.

Dalam rekaman CCTV itu, terlihat jelas, pelaku ternyata berjumlah tiga orang," ujar Kompol Dwi.

Saat menjalani pemeriksaan diruang penyidik, Z mengaku mengambil limbah medis tersebut karena ada rasa kecewa terhadap RSUD dr Soewandhi sehingga Z mau ketika diajak oleh S.

Jadi motifnya Z ini ada sakit hati juga terhadap RSUD dr Soewandi, makanya dia mau aja ketika diajak S untuk mengambil limbah medis tersebut.

Diduga, tujuannnya untuk menjatuhkan nama baik RS dr Soewandhi dengan membuat pemberitaan yang tidak sesuai (hoax) seolah pihak RS membuang limbah medis tidak sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Hingga saat ini, polisi masih melakukan pengembangan, karena diduga ada pelaku lain yang terlibat.(*)

Berita Terbaru

Rutan Surabaya Persempit Celah Gangguan Keamanan, Perkuat Disiplin P2U dan Integritas Jajaran

Rutan Surabaya Persempit Celah Gangguan Keamanan, Perkuat Disiplin P2U dan Integritas Jajaran

Selasa, 01 Sep 2026 18:48 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 18:48 WIB

poin utama yang ditekankan adalah pemeriksaan di Pintu Pengamanan Utama (P2U). Sebagai akses penting menuju lingkungan Rutan…

Usai Dihajar Massa, Pelaku Curanmor Diamankan Polsek Simokerto 

Usai Dihajar Massa, Pelaku Curanmor Diamankan Polsek Simokerto 

Selasa, 01 Sep 2026 18:14 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 18:14 WIB

Sempat terjadi aksi kejar-kejaran, antara pelaku dan warga…

Gasak Motor, Warga Waru Ditangkap Reskrim Polsek Sukolilo 

Gasak Motor, Warga Waru Ditangkap Reskrim Polsek Sukolilo 

Selasa, 01 Sep 2026 17:55 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 17:55 WIB

Dipimpin Kanit Reskrim Iptu Ari, Pelaku Disergap dalam kegiatan Patroli…

Kapolri Mutasi 424 Perwira, Isi Sejumlah Jabatan Strategis

Kapolri Mutasi 424 Perwira, Isi Sejumlah Jabatan Strategis

Senin, 31 Agu 2026 21:47 WIB

Senin, 31 Agu 2026 21:47 WIB

JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan rotasi dan mutasi terhadap 424 Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) di l…

Warga Torjun Sampang Bobol Gudang Plastik Tambak Wedi Surabaya, Pelaku Mantan Karyawan 

Warga Torjun Sampang Bobol Gudang Plastik Tambak Wedi Surabaya, Pelaku Mantan Karyawan 

Senin, 31 Agu 2026 20:49 WIB

Senin, 31 Agu 2026 20:49 WIB

Pelaku diamankan Unit Reskrim Polsek Kenjeran setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan…

Korban Dugaan Pengeroyokan di Restoran Yono Soewoyo, Dukuh Pakis, Surabaya Lapor Polrestabes 

Korban Dugaan Pengeroyokan di Restoran Yono Soewoyo, Dukuh Pakis, Surabaya Lapor Polrestabes 

Senin, 31 Agu 2026 15:57 WIB

Senin, 31 Agu 2026 15:57 WIB

menyapa JVA menggunakan bahasa Korea, yakni "Annyeonghaseyo" yang berarti halo atau hai…