SURABAYA – Polda Jawa Timur kembali melakukan penyegaran organisasi melalui mutasi besar-besaran terhadap 160 personel. Rotasi jabatan tersebut menyasar sejumlah posisi strategis, mulai dari pejabat di lingkungan Polda Jatim, Polrestabes Surabaya, hingga sejumlah polres jajaran.
Kebijakan mutasi itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolda Jawa Timur Nomor ST/1299/XI/KEP./2026 tertanggal 4 November 2026. Surat tersebut ditandatangani Karo SDM Polda Jatim Kombes Pol Heru Budi Prasetyo atas nama Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono.
Di lingkungan Polrestabes Surabaya, sejumlah pejabat mengalami pergeseran posisi. Salah satunya AKBP Creato Sonitehe Gulo yang sebelumnya menjabat Kabagops kini mendapat tugas baru sebagai Kasubditregident Ditlantas Polda Jatim.
Posisi Kabagops Polrestabes Surabaya selanjutnya dipercayakan kepada AKBP Galih Bayu Raditya, yang sebelumnya menjabat Kasatlantas.
Sementara jabatan Kasatlantas Polrestabes Surabaya kini diisi Kompol Bayu Marfiando, sebelumnya menjabat Kabagbinopsnal Ditreskrimum Polda Jatim.
Pergantian juga terjadi pada posisi Kasatbinmas Polrestabes Surabaya. Kompol Mukhamad Lutfi yang sebelumnya menjabat Wakapolres Madiun kini dipercaya mengemban jabatan tersebut.
Sedangkan Kompol Ris Andrian Yudo Nugroho bergeser dari Kasatbinmas Polrestabes Surabaya menjadi Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Jatim.
Rotasi lainnya menyasar jajaran kapolsek. Kompol Mulya Sugiharto yang sebelumnya menjabat Kapolsek Genteng mendapat tugas baru sebagai Kasatlantas Polresta Malang Kota. Jabatan Kapolsek Genteng selanjutnya dipercayakan kepada Kompol Haryoko Widhi, sebelumnya Kapolsek Wonocolo.
Sejumlah Kasatreskrim Polres Ikut Berganti
Mutasi kali ini juga membawa perubahan pada jajaran reserse kriminal di sejumlah wilayah Jawa Timur.
AKP Deckha Rian Embar Yunianto yang sebelumnya menjabat Kanit 2 Satreskrim Polresta Sidoarjo kini dipercaya menjadi Kasatreskrim Polres Gresik.
Sementara AKP Adimas Firmansyah bergeser dari Kasatreskrim Polres Lamongan menjadi Panit II Unit I Subdit IV Ditreskrimsus Polda Jatim. Posisi yang ditinggalkan selanjutnya diisi AKP Muh. Taufan Ramadhan.
Nama AKP Evan Caesar Ibrahim juga masuk dalam daftar rotasi. Mantan Kanit 5 Satreskrim Polrestabes Surabaya tersebut kini mendapat amanah sebagai Kasatreskrim Polres Kediri.
Adapun AKP Maulana Rahmat Al Haqqi dipercaya mengemban jabatan Kasatreskrim Polres Batu.
Selain itu, Kompol Herlinarto yang sebelumnya menjabat Wakapolres Trenggalek kini bergeser menjadi Wakapolres Madiun.
Pejabat Baru Wajib Sertijab Maksimal 14 Hari
Dalam ketentuan surat telegram, seluruh personel yang mendapatkan penugasan baru diperintahkan segera melaksanakan serah terima jabatan dan melapor ke satuan kerja masing-masing paling lambat 14 hari sejak surat diterbitkan.
Pejabat lama juga diwajibkan menyelesaikan administrasi, keuangan, serta inventaris satuan kerja sebelum meninggalkan jabatan sebelumnya.
Selain itu, kewajiban pelaporan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) maupun LHKASN kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus diselesaikan paling lambat dua bulan ke depan.
Mutasi terhadap 160 personel ini menjadi bagian dari penyegaran organisasi di tubuh Polda Jatim. Pergeseran sejumlah pejabat strategis tersebut diharapkan mampu membawa peningkatan kinerja institusi kepolisian.
Masyarakat pun menaruh harapan agar pejabat yang mendapat amanah baru dapat meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga profesionalisme, serta memperkuat penegakan hukum yang transparan dan berkeadilan.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast menjelaskan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya penyegaran organisasi sekaligus pembinaan karier personel.
"Pergantian jabatan juga menjadi bagian dari kebutuhan organisasi untuk meningkatkan kinerja dan optimalisasi pelaksanaan tugas kepolisian," katanya, Kamis (5/11).
Dengan adanya rotasi tersebut, diharapkan para pejabat yang mendapat amanah baru dapat segera menyesuaikan diri dan menjalankan tugas secara profesional.(*)
Editor : adm1