Mahasiswi di Surabaya Dibekuk Polrestabes Surabaya, Diduga Bunuh Bayi Baru Lahir

author adm1

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelaku mahasiswi yang diduga bunuh bayi
Pelaku mahasiswi yang diduga bunuh bayi

i

SURABAYA - Dugaan pembunuhan terhadap bayi yang baru dilahirkan diungkap oleh Satres PPA -PPO Polrestabes Surabaya, ibu dari sang bayi malang diamankan.

Kejadian itu sendiri terjadi pada, Rabu, 05 Agustus 2026, dalam kamar kos  Jalan Gubeng Kertajaya Surabaya. Tersangkanya inisial, 
A.L.S.U (24), Mahasiswi asal Kec. Temanggung Kab. Temanggung Jawa Tengah.

Dugaan pembunuhan bayi tersebut berawal dari IA (52) pemilik kos yang mendengar suara tangisan bayi dari dalam kamar kos pelaku. Karena pintu kamar dalam keadaan dikunci dari dalam, IA kemudian meminta bantuan T.S.W (saksi) untuk membuka paksa pintu kamar tersebut dengan cara mencongkel grendel pintu kamar.

Ditangkapnya terduga pelaku pembunuh bayi dibenarkan oleh Kasihumas Polrestabes AKP Hadi Ismanto mewakili Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Lutfi Sulistyawan. "Benar ibu bayi sudah diamankan oleh Satres PPA-PPO," kata Hadi, Sabtu (22/8/2026).

Hadi melanjutkan kronologi temuan  bayi, menurut saksi, setelah pintu berhasil dibuka, IA masuk dan menemukan pelaku A.L.S.U beserta seorang bayi baru lahir tergeletak tidur tanpa alas di lantai kamar.

Selanjutnya IA membawa pelaku dan bayinya ke RSUD Haji Surabaya untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun setibanya di RSUD HAJI Surabaya, diketahui bahwa bayi tersebut sudah dalam keadaan meninggal dunia.

 "Atas kejadian tersebut, IA melaporkan ke SPKT Polrestabes Surabaya guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," imbuh Hadi.

Pelaku sendiri mengakui jika bayi lahir dalam kos siang hari tanpa ada bantuan medis dan diketahui gagal nafas serta dehidrasi. Pelaku sendiri menjalin hubungan dengan pacarnya selama satu bulan.

Saat lahir, bayi langsung diletakan dilantai dan ari-ari dipotong oleh pelaku sendiri menggunakan gunting.

"Sudah tindak pernah komunikasi saat hamil dan tidak pernah omongkan tanggung jawab," kata pelaku ketika ditanya terkait pacarnya.

Sementara, kehamilannya tanpa diketahui oleh orang tuanya yang berada di Jawa Tengah dan pelaku sendiri kuliah dan kos di Surabaya.

Dari kasus ini. polisi juga mengamankan barang bukti berupa, Seprei bernoda darah warna biru, karpet Bulu warna merah alas melahirkan dan gunting bedah. (*)

Berita Terbaru

Polres Tanjung Perak Surabaya Sita 672 Poket dari Pengedar Benteng Dalam

Polres Tanjung Perak Surabaya Sita 672 Poket dari Pengedar Benteng Dalam

Jumat, 21 Agu 2026 22:14 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 22:14 WIB

Sita 672 plastik klip berisi sabu dengan total berat bruto sekitar 399,15 gram…

Wilayah Nagekeo jadi Prioritas, BHS Lapas 12 Truk Bantuan Korban Bumi NTT

Wilayah Nagekeo jadi Prioritas, BHS Lapas 12 Truk Bantuan Korban Bumi NTT

Jumat, 21 Agu 2026 21:59 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 21:59 WIB

Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono (BHS) melepas 12 truk yang mengangkut bantuan…

Peringatan Hari Juang Polri 2026 di Polres Sampang 

Peringatan Hari Juang Polri 2026 di Polres Sampang 

Jumat, 21 Agu 2026 10:16 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 10:16 WIB

SAMPANG – Kepolisian Resor Sampang menggelar upacara khidmat dalam rangka memperingati Hari Juang Polri Tahun 2026 pada Jumat pagi, 21 Agustus 2026. Bertempat d…

Harga Merakyat, Honor Smartphone Hadir di Surabaya

Harga Merakyat, Honor Smartphone Hadir di Surabaya

Kamis, 20 Agu 2026 14:01 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 14:01 WIB

Harga terjangkau merakyat yakni, type X5 C Plus seharga 2,3 jutaan dan Tab type X7 seharga 1,5 jutaan…

Polsek Simokerto Bekuk Pelaku Curanmor 17 Tahun asal Bangkalan 

Polsek Simokerto Bekuk Pelaku Curanmor 17 Tahun asal Bangkalan 

Kamis, 20 Agu 2026 12:26 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 12:26 WIB

Aksinya yang viral di media sosial karena rekaman CCTV mengagetkan warga…

Pelindo Terminal Petikemas Gelar Pemeriksaan Kesehatan untuk Balita dan Lansia di Kawasan Pelabuhan

Pelindo Terminal Petikemas Gelar Pemeriksaan Kesehatan untuk Balita dan Lansia di Kawasan Pelabuhan

Rabu, 19 Agu 2026 19:11 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 19:11 WIB

pemeriksaan kesehatan kepada 200 warga yang terdiri dari 100 balita dan 100 lansia di Kota Surabaya…