NAMLEA- Sejumlah komoditas pangan seperti Cabai rawit, tomat,Gula Pasir dan Beras lokal terpantau mengalami kenaikan pada Senin (4/12/2023).
Berdasarkan hasil pantauan di Pasar tradisional Inpres Kota Namlea, Kabupaten Buru, Maluku, komodinas pangan Cili, tomat, Beras dan Gula Pasir mengalami kenaikan harga.
Baca juga: Dalih Biaya HUT Kabupaten Buru, Oknum Satpol PP Pungli Diarea Tambang Emas Ilegal
Untuk penyebab kenaikan Cabe rawit, Beras, Tomat adalah akibat pasokan yang kurang. Hanya mengandalkan pasokan dari sentra lokal yang ada di Kabupaten Buru.
Selain itu, kenaikan harga komoditas dipengaruhi oleh faktor cuaca yang tidak menentu yang mempengaruhi produksi.
Baca juga: Gubernur Maluku Diduga Kebiri Hak Ulayat Pemilik Tambang Gunung Botak
La Etu (50) Pedangang yang berjualan di pasar Impres Kota Namlea mengatakan, Faktor pertama (kenaikan cabai) pada November tahun ini karena cuaca yang tidak menentu seperti dampak kemarau panjang.
"Cabai merah saat ini di harga Rp, 45,000 per Kilo. Sedangkan cabai rawit yang mengalami kenaikan harga Rp,120,000 ribu per Kilo, tomat yang awalnya Rp, 10.000 ribu per kilo naik menjadi Rp, 15.000 per kilo," kata La Etu.
Baca juga: Oknum Polisi Asal Polres Bursel Tersangka Penjual Sabu Belum ditahan
Lanjutnya, untuk komoditi bawang putih, saat ini masi berada di harga Rp, 40.000 per Kilo, sedangkan untuk bawang merah berada di harga Rp, 30.000 per kilo.
Kemudian penjual, Beras dan gula rusli (46) mengatakan beras lokal Kabupaten Buru saat ini di jual dengan harga 650 per 50 kilo kalau jual per satu kilo Rp, 13,000,dengakan untuk Gula Pasir yang awalnya harga satu kilo Rp, 15 000 ribu naik menjadi Rp, 18-19 Ribu per kilo dan, mungkin masih bisa mengalami kenaikan harga bebarapa pekan ke depan.(*)
Editor : Memo News