SURABAYA- Korban kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Kenjeran, Surabaya, Senin (23/12) siang akibat diseruduk mobil Mercy, terdapat 5 Korban luka-luka, 2 diantaranya dalam kondisi kritis.
Mobil Mercy itu terlibat 6 lokasi Insiden. Kendaraan yang di tabrak antara lain, 1 sepeda pancal, 2 sepeda motor serta 3 mobil.
Baca juga: Residivis Kembali Berulah, Wanita Pengedar SS dan Ekstasi Diamankan Polrestabes Surabaya
Hal itu disampaikan oleh Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Arif Fazlurrahman. Perwira dua melati tersebut hanya memberikan update korban, sementara terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan sevara intensif.
Dikabarkan sebelumnya, mobilmenabrak tiga sepeda motor dan tiga mobil lainnya. Tabrakan beruntun ini menyebabkan dua mobil menabrak pohon, sementara satu mobil lagi terjun ke sungai
Dari informasi yang dihimpun, mobil Mercy ini menabrak pengendara sepeda motor di Pakuwon City, dugaannya dalam keadaan mabuk. Kemudian, diduga melarikan diri, ia kemudian menabrak dua sepeda motor di Jalan Kenjeran, Surabaya. Bahkan, salah satu pengendara sepeda motor yang belum diketahui identitasnya meninggal dunia di lokasi.
Baca juga: Diduga Jalan Ditempat Laporan Arisan 8 Milyar, DJ Serin : Kami Ingin Pelaku Segera Diamankan
Meski menabrak tiga kendaraan, diduga pelaku tetap melaju. Ia kemudian menabrak mobil Xenia warna putih hingga masuk sungai. Ia juga menabrak dua mobil lainnya Brio dan Grand Livina hingga kedua mobil menabrak pohon karena disundul dari belakang.
Pihak kepolisian masih melakukan evakuasi terhadap korban serta kendaraan yang terlibat baik sepeda motor dan mobil.
Baca juga: Keamanan Kota, Kapolrestabes dan Dandim 0830 Perkuat Sinergi TNI-Polri Demi Keamanan Kota
Sementara itu, Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Arif Fazlurrahman membenarkan kejadian tabrakan beruntun tersebut.
Polisi juga melakukan penyelidikan di Jalan Kenjeran, Surabaya. "Diduga Pelaku sudah kami amankan setelah sempat kabur, dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan dan juga tes penggunaan alkohol atau miras, karena diduga dalam posisi mabuk," pungkas Kasat Lantas.(*)
Editor : Memo News