Kasus Pembunuhan di Randupadangan Terungkap, Satu Terduga Pelaku Diamankan Polres Gersik 

author Adm02

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kasat Reskrim Polres Gresik
Kasat Reskrim Polres Gresik

i

GRESIK – Pembunuhan tragis dengan korban MFH (23) yang ditemukan bersimbah darah di sebuah toko bangunan Desa Randupadangan, Kecamatan Menganti pada Sabtu (3/10/2026) pagi, terus di bongkar polisi.

Satreskrim Polres Gresik sudah memeriksa enam saksi kunci dan mengantongi hasil visum korban guna menyusun teka-teki motif di balik aksi keji ini. Polisi juga telah mengamankan seorang perempuan berinisial IR (22) yang diduga kuat sebagai pelaku tunggal kekerasan fatal tersebut. 

Terungkapnya kasus ini terbilang dramatis karena IR sendiri yang menghubungi layanan darurat kepolisian 110 sesaat setelah kejadian.

Polisi Dalami Motif Guna Bekuk Pelaku Lain

Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Mohammad Prasetyo, menegaskan bahwa fokus penyidikan saat ini adalah mendalami rangkaian peristiwa dan memastikan motif utama pelaku.

"Hingga saat ini kami masih melakukan pengembangan penyidikan. Untuk sementara, pelaku diduga masih satu orang," ujar AKP Prasetyo di Mapolres Gresik, Rabu (7/10/2026).

Hantaman Senjata Tajam

Kekejaman dalam insiden ini diperkuat oleh hasil visum medis yang diterima penyidik. Korban dipastikan tewas akibat hantaman senjata tajam yang membabi buta.

"Hasil visum menunjukkan adanya beberapa luka kekerasan benda tajam. Di antaranya tiga luka iris di kepala dan satu luka bacok," jelas AKP Prasetyo.

Terkait pemicu aksi nekat ini, Polisi membidik faktor asmara. Hubungan dekat antara korban dan IR kini sedang dikuliti oleh penyidik. Dugaan awal mencuat bahwa badai kecemburuan menjadi pemantik utama yang berujung pada hilangnya nyawa MFH.

"Dugaan (cemburu) itu masih terus kami dalami dengan mencocokkan keterangan para saksi, hasil visum, barang bukti, serta fakta-fakta lapangan," tambahnya.

Hingga saat ini, Satreskrim Polres Gresik bersama Tim Inafis berkomitmen mengusut tuntas kasus ini secara transparan dan utuh. (*)

Berita Terbaru

Enam Tahun Lakukan Pencabulan, Ayah Kandung Ditangkap Polres Probolinggo Kota  

Enam Tahun Lakukan Pencabulan, Ayah Kandung Ditangkap Polres Probolinggo Kota  

Rabu, 07 Okt 2026 08:38 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 08:38 WIB

Pelaku nyaris dihajar warga sekitar yang muak atas aksi bejat…

Ledakan San Antonio Surabaya: Polisi Amankan Tabung LPG 50 Kilo, Korban 5 Orang Dewasa 

Ledakan San Antonio Surabaya: Polisi Amankan Tabung LPG 50 Kilo, Korban 5 Orang Dewasa 

Selasa, 06 Okt 2026 14:41 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 14:41 WIB

Olah TKP dilakukan setelah sebelumnya terjadi ledakan keras di ruko yang digunakan sebagai tempat usaha makanan tersebu…

Ledakan Ruko San Antonio Surabaya: 5 Korban Luka Bakar, Diduga Gas LPG, 20 Ruko Terdampak

Ledakan Ruko San Antonio Surabaya: 5 Korban Luka Bakar, Diduga Gas LPG, 20 Ruko Terdampak

Selasa, 06 Okt 2026 12:53 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 12:53 WIB

Tempat usaha Nasi Rempong Sri Rejeki di kawasan San Antonio N1 Nomor 62, Pakuwon City Surabaya…

Ledakan Ruko San Antonio Pakuwon City Surabaya, Saksi Cium Bau Gas, Lima Orang Luka Bakar

Ledakan Ruko San Antonio Pakuwon City Surabaya, Saksi Cium Bau Gas, Lima Orang Luka Bakar

Selasa, 06 Okt 2026 12:11 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 12:11 WIB

Berdasarkan keterangan saksi, sebelum ledakan terjadi, tercium bau gas di sekitar lokasi kejadian.…

Ledakan Keras Restoran di San Antonio Surabaya, Lima Orang Jadi Korban 

Ledakan Keras Restoran di San Antonio Surabaya, Lima Orang Jadi Korban 

Selasa, 06 Okt 2026 11:23 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 11:23 WIB

Kelima korban terdiri dari empat laki-laki dan satu perempuan…

Ledakan Guncang Restoran di San Antonio Kalisari Surabaya, Gas LPG 50 Kg Diduga Jadi Pemicu

Ledakan Guncang Restoran di San Antonio Kalisari Surabaya, Gas LPG 50 Kg Diduga Jadi Pemicu

Selasa, 06 Okt 2026 10:49 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 10:49 WIB

Insiden tersebut diduga kuat dipicu kebocoran gas LPG ukuran 50 kilogram yang berada di area dapur restoran.…