SURABAYA - Adanya dugaan judi Merpati (Doroan), Polsek Simokerto, Polrestabes Surabaya melaksanakan kegiatan patroli rutin di wilayah hukumnya, di bantaran rel kereta api Jalan Kapasari Surabaya, pada Minggu (24/09/2023) sore.
Kapolsek Simokerto, Kompol Mohammad Irfan,S.E,S.I.K melalui Kanit Sabhara Ipda Dwi Surabaya melaksanakan kegiatan tersebut tidak lain untuk mencegah adanya judi merpati di sekitaran bantaran rel kereta api.
Baca juga: Viral Curi Ban dan Velg, Pria 44 Tahun Ditangkap Polsek Simokerto
"Anggota mendatangi TKP di Rel Kereta Api Jalan Kapasari, atas pengaduan masyarakat mengenai dugaan judi merpati. Untuk saat ini situasi aman terkendali. Untuk kegiatan masyarakat judi burung merpati nihil," ujar Dwi, saat di temui di lokasi.
Selain menindaklanjuti dugaan perjudian merpati tersebut, Dwi menghimbau masyarakat supaya tidak berada di sekitaran bantaran rel kereta api. Karena membahayakan keselamatan.
Baca juga: Wakapolri Tutup Pendidikan 282 Perwira Baru, Terdiri 249 pria dan 33 wanita
"Kami juga mengimbau kepada masyarakat diseputaran rel kereta api, untuk meniggalkan lokasi tersebut. Karena membahayakan dari pada keselamatannya," tambahnya.
Sementara, Abdul warga Kapasari Surabaya, menjelaskan bahwa di lokasi bantaran rel KAI Donokerto tidak ada judi merpati, melainkan jual beli merpati dan telur merpati biasanya di ambil oleh penjual jamu juga susu sapi.
Baca juga: Bajing Loncat Curi Lombok Dihajar Warga di Kedung Cowek, Kritis di Rumah Sakit
"Tidak ada mas, adanya jual beli merpati. Disini tempatnya. Harga merpatinya juga bervariasi, dari mulai Rp 50 ribu hingga jutaan. Dan kalau telur merpati perbutirnya Rp 10 ribu mas. Kalau judi merpati tidak ada,” pungkas Abdul.(*)
Editor : Memo News