Menunggu Pasien, Pepeng yang Baru Bebas Penjara Kembali Ditangkap

memonews.info
Tersangka Sabu Pepeng dan Khoirul

SURABAYA- Dua pengedar narkotika jenis sabu dibekuk Satresnarkoba Polrestabes Surabaya. Bahkan salah satunya seorang residivis yang baru saja bebas dari penjara.

Tersangkanya, Khoirul alias KM (30) asal Jalan Sikatan II Manukan Wetan Surabaya yang kos di Jalan Tambak asri selatan I dan FHP alias Pepeng (28) asal Jalan Pacuan Kuda Rt.01 Rw.18 Kel.Petemon Kec. Sawahan Kota Surabaya.

Baca juga: Janji Tindak Tegas, Polrestabes Surabaya Ungkap 163 Kasus Kejahatan, 192 Tersangka dalam 5 Bulan

Polisi lebih dulu membekuk KM yang kedapatan memiliki sabu-sabu. Dia dibekuk atas informasi masyarakat yang mengetahui aksi jual beli itu.

Satresnarkoba Polrestabes membekuk KM didepan rumah alamat Jalan Pacuan Kuda Surabaya dengan barang bukti yang ditemukan 4 bungkus plastik klip berat total keseluruah ± 4,333 gram.

"Anggota kita juga menemukan, bungkus plastik klip berisi Sabu dengan berat Netto ± 0,002 gram, ± 0,006 gram, ± 0,108 gram, ± 4,217 gram, 4 bendel plastik klip, 2 Timbangan Elektrik, 2 secrop dari sedotan, Uang tunai Rp.250.000, 2 HP," jelas Kompol Suriah Miftah, Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, Senin (22/4/2024).

Lanjut Kasat, pada Sabtu, 23 Maret 2024, sekitar pukul 15.00 wib didepan rumah Pacuan Kuda 7 Sawahan Surabaya, petugas berhasil mengamankan orang tersangka KM.

Baca juga: Tersangka Penyekapan dalam Apartemen Educity Bertambah, Jatanras Surabaya Bekuk Dua Orang

Saat dibekuk KM membawa bungkusan plastik klip berisi Sabu dengan berat Netto ± 0,108 gram, yang disimpan disaku celana sebelah kanan.

"Kemudian kita introgasi dan tersangka menerangkan jika sabu tersebut adalah milik Pepeng yang berada ditangan tersangka KM yang saat itu menunggu jika ada pasien," imbuh Kasat Suriah Miftah.

Polisi kemudian melakukan penangkapan terhadap FHP atau Pepeng yang berada didalam rumah Pacuankuda Surabaya, ditemukan narkotika sebanyak 3 (tiga) Klip sehinga total barang bukti narkotika berat total keseluruah ± 4,333 gram.

Baca juga: Dikejar Warga , Maling Motor asal Bangkalan yang Ditangkap Polsek Tandes Masuk Got

Pepeng sendiri, sabu didapatkannya dengan cara membeli dari seorang yang bernama G (DPO) dengan harga Rp.1.000.000, dan oleh tersangka sabu 1 gram tersebut akan dipecah menjadi 5 (lima) poket dan dijual Kembali dengan harga Rp.250.000 setiap poketnya.

"Dalam bisnis ini, tersangka mendapat keuntungan dari menjual sabu adalah Rp.250.000 setiap 1 gramnya. Jual beli ini sudah 3 kali dengan G (DPO) sejak bulan Februari 2024," pungkasnya.(*)

Editor : Memo News

Hukum
Berita Populer
Berita Terbaru