Serdik Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Turun ke Tasikmalaya, Dalami Peran Polri Dukung Kedaulatan Pangan

Reporter : Adm02
Serdik Sespimmen Polri Dikreg ke-67

TASIKMALAYA – Peserta Didik (Serdik) Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Tahun Anggaran 2026 melaksanakan Studi Lingkungan OHA dan ES Pelatihan Management Training Course (MC) Level III di wilayah hukum Polres Tasikmalaya, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran para Serdik untuk memperdalam pemahaman mengenai tugas pokok Polri dalam mendukung program pemerintah, khususnya terkait kedaulatan pangan, energi, serta pembangunan ekonomi yang produktif dan inklusif.

Baca juga: Dr. Ratih Dewi Saputri : Tanaman Tropis Indonesia Sebagai Sumber Obat Masa Depan

Pengawas sekaligus Ketua Tim Poklat 20 Sespimmen Polri Dikreg ke-67, Brigjen Pol R. Deden Garnada, S.I.K., M.Han., mengatakan studi lingkungan menjadi kesempatan bagi para Serdik untuk melihat secara langsung dinamika tugas kepolisian di lapangan.

“Studi lingkungan ini merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran para Serdik untuk melihat secara langsung bagaimana tugas pokok Polri dilaksanakan di tengah masyarakat,” ujar Brigjen Pol R. Deden Garnada.

Menurutnya, pemahaman terhadap persoalan pangan dan ekonomi masyarakat penting dimiliki oleh calon pemimpin Polri, mengingat stabilitas kebutuhan pokok memiliki keterkaitan erat dengan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Para Serdik perlu memahami bahwa persoalan ketersediaan dan distribusi barang kebutuhan pokok bukan hanya persoalan ekonomi, tetapi juga memiliki dampak terhadap situasi kamtibmas dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, para Serdik melakukan wawancara dan pendalaman dengan sejumlah pihak internal Polres Tasikmalaya, di antaranya Kapolres, Kabagops, Kabag SDM, Binmas, Kasat Intelkam, Kasat Lantas, Kasat Reskrim, Kasat Samapta, Kasi Propam, Kasi Humas hingga Kapolsek.

Baca juga: STAI Al Mujtama Pamekasan Komitmen Penuh dalam Meningkatkan Kualitas dan Mutu 

Selain itu, pendalaman juga dilakukan terhadap pihak eksternal, yakni Dinas Koprindag, Bulog, pelaku usaha, Satgas Pangan dan LSM. Informasi yang diperoleh menjadi bahan untuk memahami pola pengawasan, distribusi dan peredaran barang kebutuhan pokok di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

Brigjen Pol R. Deden Garnada menegaskan, kolaborasi lintas sektor diperlukan agar pengawasan terhadap peredaran kebutuhan pokok dapat berjalan secara efektif.

“Polri tidak dapat bekerja sendiri. Dibutuhkan sinergi dengan pemerintah daerah, Bulog, pelaku usaha, Satgas Pangan dan seluruh stakeholder untuk memastikan distribusi barang kebutuhan pokok berjalan dengan baik,” tegasnya.

Baca juga: Belasan Kapolres di Jatim Berganti, Mutasi Kapolri Pindah Tugas Ribuan Anggota 

Ia juga berharap hasil studi lingkungan dapat memberikan perspektif baru bagi para Serdik dalam menjalankan tugas kepemimpinan setelah menyelesaikan pendidikan.

“Yang paling penting, para Serdik mampu menerjemahkan hasil studi ini menjadi pemikiran dan langkah strategis ketika nantinya kembali melaksanakan tugas di satuan masing-masing,” pungkas Brigjen Pol R. Deden Garnada.

Selain kegiatan akademik, para Serdik turut melaksanakan bakti sosial kepada masyarakat penerima manfaat di sekitar wilayah Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya.

Editor : adm1

Hukum
Berita Populer
Berita Terbaru