Ditpolairud Polda Jatim Amankan Wanita asal Rungkut Jual Detonator Bahan Peledak dan TNT

author memonews.info

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wanita penjual bahan peledak TNT
Wanita penjual bahan peledak TNT

i

SURABAYA- Wanita berinisial FR (45) asal Ngemplak Rejo Kec. Panggung Rejo Kota Pasuruan diamankan oleh Ditpolairud Polda Jawa Timur, pada Senin 08 Juli 2024 sekitar pukul 08.30 WIB.

FR dibekuk didua tempat berbeda, didepan Indomart Kec. Bugul Kidul Kota Pasuruan dan dirumah kontrakan di Kel. Wonorejo Kec. Rungkut Kota Surabaya.

Penangkapan dilakukan setelah FR ini diketahui, menguasai bahan peledak jenis TNT untuk dijadikan dirakit menjadi bom ikan dengan tujuan untuk dijual kembali.

Diketahui, tersangka ini membeli bahan peledak jenis TNT sebanyak 3 kg dan kabel roll (sumbu peledak) sebanyak ± 30 m kepada SS diwilayah Kota Pasuruan. Selanjutnya bahan peledak tersebut akan di rakit sendiri oleh pelaku untuk menjadi bom ikan dan hasil rakitan bom ikan tersebut akan dijual kembali kepada AN di Bombana Sulawesi Tenggara.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto menjelaskan, Minggu lalu tanggal 07 Juli 2024 sekira pukul 20.00 WIB Tim Intelair Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Jatim menerima laporan informasi dari masyarakat tentang adanyapengiriman bahan peledak TNT untuk dibuat rakit menjadi bom ikan di wilayah Pasuruan.

Menindak lanjuti informasi tersebut, pada Senin, 08 Juli 2024 Tim Intel Air Ditpolairud Polda Jatim langsung bergerak menuju sekitar Raya Bungul Kidul Kota Pasuruan, dan sekira pukul 08.30 WIB Tim Intel Air telah menghentikan seseorang yang bernama IS di depan Indomart Kota Pasuruan, selanjutnya dilakukanpemeriksaan.

"Wanita itu membawa barang berupa tas belanja warna hijau dan hasil pengecekan tersebut telah diketemukan bahan peledak Sebanyak ± 3 kg, sumbu peledak (kabel roll) sebanyak ± 30 m," jelas Dirmanto, Senin (29/7/1014).

Setelah dilakukan introgasi saudari IS tersebut merupakan orang yang diperintah oleh Tersangka FR untuk mengambil barang yang sebelumnya tidak diketahui jenis barangnya di depan Indomart Pasuruan dengan bertemu seseorang perempuan yang mengantar barang tersebut dengan menggunakan mobil.

Kemudian IS menelepon FR yang saat itu keberadaannya di Surabaya dan sekira pukul 10.00 WIB, FR datang kelokasi dan dilakukan introgasi menyatakan bahwa benar serta mengakui jika bahan peledak jenis TNT dan kabel sumbu peledak tersebut miliknya yang dipesan dari saudari SS asal Probolinggo.

"Oleh tim, pelaku dibawa ke Surabaya dan dilakukan pengembangan ke rumah kontrakan FR yang ada di Wonorejo Rungkut dan didalam rumahkontrakan tersebut didapatkan barang bukti yang diduga ada kaitannya dengan tindak pidana," imbuh Dirmanto.

Saat ini, pelaku diamankan ke Mako Ditpolairud Polda Jatim dengan barang bukti, TNT Blok 14 buah dan 250 gram, 4200 casing Detonator, Detonator sudah jadi 775 buah, TNT serbuk 1 1/2, jumlah 2 plastik @ 1 kg, TNT serbuk 5 1/2, jumlah 8 plastik @ 1 kg, TNT serbuk dengan jumlah 15 plastik @ 1 kg.

Disita pula, Belerang jumlah 4 plastik @ 50 gram, Photasium Clorat jumlah 4 plastik @ 1 kg;, Serbuk warna merah muda dengan jumlah 2 (dua) plastik dengan berat 1200 gram, Serbuk warna coklat jumlah 5 bungkus dengan total berat 650 gram, Serbuk hitam jumlah 2 plastik dengan total berat 500 gram, Serbuk warna cream jumlah 3 plastik dengan berat total 550 gram, Serbuk basah warna kream dengan wadah tupper ware, berat total 2 kg.

Detonator setengah jadi jumlah 1900 buah;, Det cord/sumbu ledak warna merah dengan panjang 15 meter, ukuran 25 gren, Det cord/sumbu ledak warna orange, panjang 29 meter, ukuran 25 gren, Kapas merek media soft cotton ball jumlah 3 plastik, 2 gulung sumbu api warna hitam 30 m, mobil Nissan Grand Livina Nopol N 1178 XN.(*)

Berita Terbaru

Ketua RT Bantah Warga Tak Bantu Keluarga Bocah Down Syndrome yang Meninggal di Surabaya

Ketua RT Bantah Warga Tak Bantu Keluarga Bocah Down Syndrome yang Meninggal di Surabaya

Selasa, 20 Okt 2026 15:07 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 15:07 WIB

Sejumlah warga turut membantu sejak korban dibawa ke rumah sakit hingga proses pemakaman.…

Resmob Polrestabes Surabaya Ungkap Curanmor di 6 Lokasi, Dua Terduga Pelaku Ditembak

Resmob Polrestabes Surabaya Ungkap Curanmor di 6 Lokasi, Dua Terduga Pelaku Ditembak

Selasa, 20 Okt 2026 13:52 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 13:52 WIB

Pelaku ditindak tegas oleh Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya.…

Pelaku Penganiaya Anak di Rungkut Dibina di Rumah Perubahan Selama 6 Bulan

Pelaku Penganiaya Anak di Rungkut Dibina di Rumah Perubahan Selama 6 Bulan

Senin, 19 Okt 2026 20:48 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:48 WIB

penanganan perkara melibatkan sejumlah pihak, di antaranya DP3A, Bapas, Komnas PA dan Peksos…

Arus Petikemas TTL Tembus 2,29 Juta TEUs hingga September 2026, Tumbuh 12,54 Persen

Arus Petikemas TTL Tembus 2,29 Juta TEUs hingga September 2026, Tumbuh 12,54 Persen

Senin, 19 Okt 2026 20:19 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:19 WIB

Arus petikemas PT Terminal Teluk Lamong mencapai 2.299.342 TEUs hingga September 2026, tumbuh 12,54 persen dibandingkan tahun lalu.…

HUT ke-75 Humas Polri, Polrestabes Surabaya Salurkan 75 Paket Sembako untuk Warga Kembang Kuning

HUT ke-75 Humas Polri, Polrestabes Surabaya Salurkan 75 Paket Sembako untuk Warga Kembang Kuning

Senin, 19 Okt 2026 14:46 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:46 WIB

aksi sosial dengan membagikan 75 paket sembako kepada warga dan anak-anak di kawasan Makam Kembang Kuning, Surabaya,…

Diduga Digadaikan Pegawai, Polrestabes Surabaya Lanjutkan Penyelidikan

Diduga Digadaikan Pegawai, Polrestabes Surabaya Lanjutkan Penyelidikan

Senin, 19 Okt 2026 11:58 WIB

Senin, 19 Okt 2026 11:58 WIB

Kendaraan tersebut diduga dibawa seorang pegawai toko menjelang Idulfitri, lalu disebut telah digadaikan…