Emak Emak yang Bantu Suami Curi Motor, 'Uang untuk Bayar Mekar"

author memonews.info

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pasangan suami istri di Polrestabes Surabaya
Pasangan suami istri di Polrestabes Surabaya

i

SURABAYA- Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya membekuk pelaku pencurian motor yang pelakunya sepasang suami istri.

Dikantor polisi, emak-emak yang bantu suaminya tersebut mengaku terpaksa mau saja diajak suaminya curi motor dengan alasan desakan kebutuhan ekonomi.

Tersangka juga mengakui mengambil motor dengan istrinya disekitar Manyar Kartika dan menjualnya di daerah Gembong sebesar Rp. 2.000.000.

Tersangkanya yakni, HR (50) dan NNW wanita 48 tahun. Keduanya asal Jalan Pacar Keling, Kec. Tambaksari Surabaya.

Sedianya uang dari hasil penjualan motor tersebut akan digunakannya untuk membayar hutang. "Rencananya akan digunakan untuk membayar hutang Mekar," aku pelaku emak-emak inisial NNW itu, Jumat (26/7/2024).

Mereka tampak kompak mengaku terpaksa mencuri meski hukuman enam tahun akan menjerat keduanya. Lebih-lebih HR adalah mantan narapidana yang pernah dipenjara selama 7 bulan karena mencuri handphone tetangganya.

Dari mereka, unit Jatanras juga mengamankan barang bukti, 2 Buah HP, 1 buah STNK, 2 Buah KTP Asli atas nama HR dan NNW, motor Scoopy Nopol L 5616 ABM serta rekaman CCTV.

Pasangan Suami istri (Pasutri) di Surabaya ini kompak melakukan aksi pencurian dan lebih dulu mengamati lokasi dan saat mendapatkan kesempatan sepeda motor korban yang lengah dalam pengamanan, kemudian para pelaku melancarkan aksi pencuriannya.

Salah satunya yakni motor milik AFE, perempuan, warga Kapas Gading Madya, Surabaya. Pada saat korban masuk kedalam rumah meninggalkan sepeda motornya di teras dalam keadaan kunci menancap.

Kejadian pada Kamis, 16 Juni 2024 pukul 16.00 Wib, disebuah warung di JalannManyar Kartika Surabaya. AFE menjadi korban pencurian sepeda motor Honda Beat tahun 2015 dengan ciri-ciri warna merah Nopol L-5401-DX.

Dalam keadaan kunci masih menancap terakhir terlihat sekira pukul 16.00 wib, kemudian di tinggal masuk dapur untuk bekerja, dan sekira pukul 16.10 wib, ketika keluar angkringan terlihat motor yang tadinya diparkir didalam angkringan sudah hilang.

Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya Kompol Teguh Setiawan mewakili Kapolrestabes Kombes Pol Pasma menjelaskan, adanya laporan polisi terkait kejadian curanmor, Tim Opsnal Jatanras dan Polsek Sukolilo melakukan serangkaian penyelidikan dengan melakukan olah TKP dan menginterogasi saksi-saksi.

Setelah mendapatkan bukti awal yang cukup dengan menggali informasi dan melakukan profiling terhadap terduga pelaku yang identik dengan petunjuk yang ada yakni rekaman camera CCTV.

"Pada Senin, 22 Juli 2024, Opsnal Jatanras mendapatkan informasi keberadaan terduga pelaku HE dan NNW didaerah Kedung Tarukan, Surabaya," jelas Kompol Teguh, Rabu (24/7/2024).

Unit Jatanras dipimpin oleh Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya Iptu Bobby Wirawan kemudian bergerak ke tempat tersebut untuk mengamankan pelaku berikut barang buktinya dan selanjutnya dibawa ke Mapolrestabes Surabaya guna penyidikan lebih lanjut.

"Dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka didapatkan keterangan bahwa mereka mengambil motor tersebut untuk membayar hutang dan bayar kos," imbuh Teguh.

Diketahui juga pelaku merupakan residivis pernah ditahan pada 2021 terkait perkara curi HP oleh Polsek Tambaksari dengan vonis 7 bulan.(*)

Berita Terbaru

Razia Kunti Bolodewo, Dari 19 Pelaku Polres Tanjung Perak Rehab 17 Orang  

Razia Kunti Bolodewo, Dari 19 Pelaku Polres Tanjung Perak Rehab 17 Orang  

Sabtu, 17 Okt 2026 12:24 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 12:24 WIB

Dari 19 orang yang diamankan, sebanyak 17 orang dipastikan menjalani proses rehabilitasi medis dan sosial atau rehab.…

Midea Paling Ideal Tiba di Surabaya, Kenalkan Ekosistem AI SMART MASTER

Midea Paling Ideal Tiba di Surabaya, Kenalkan Ekosistem AI SMART MASTER

Sabtu, 17 Okt 2026 08:33 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 08:33 WIB

SURABAYA – Midea Electronics Indonesia melanjutkan rangkaian komunikasi Midea Paling Ideal #JujurSebagusItu di Surabaya, Jumat, 16 Oktober 2026. Kegiatan ini m…

Alumni Cak dan Ning 2019 Jadi Sorotan, Anggota Buka Suara Diduga Terseret Kasus Narkoba

Alumni Cak dan Ning 2019 Jadi Sorotan, Anggota Buka Suara Diduga Terseret Kasus Narkoba

Jumat, 16 Okt 2026 21:55 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 21:55 WIB

Dugaan aktivitas R.A. tidak hanya berkaitan dengan narkotika, tetapi juga mencakup dugaan penadahan kendaraan bermotor hingga intimidasi…

Senkom Bantu Pengamanan Danrem 082/CPYJ Tinjau KDKMP di 8 Desa Jombang

Senkom Bantu Pengamanan Danrem 082/CPYJ Tinjau KDKMP di 8 Desa Jombang

Kamis, 15 Okt 2026 22:14 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 22:14 WIB

JOMBANG — Danrem 082/Citra Panca Yudha Jaya, Kolonel Inf Batara Alex Bulo, melakukan peninjauan penguatan operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (…

Dugaan TPPO Bermodus Prostitusi Daring di Surabaya dan Sidoarjo Diungkap Polda Jatim 

Dugaan TPPO Bermodus Prostitusi Daring di Surabaya dan Sidoarjo Diungkap Polda Jatim 

Kamis, 15 Okt 2026 21:24 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 21:24 WIB

Dua orang sebagai tersangka, yakni seorang perempuan berinisial ADR asal Sidoarjo dan seorang laki-laki berinisial AA asal Sukabumi.…

Terminal dan Kampung Joyoboyo Digrebek Gabungan Satnarkoba Polda Jatim

Terminal dan Kampung Joyoboyo Digrebek Gabungan Satnarkoba Polda Jatim

Kamis, 15 Okt 2026 19:39 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 19:39 WIB

Berantas Narkotika, Ditemukan Sabu dan Lima Orang Dinyatakan Positif …