Penyandang Down Syndrome Tewas, Polrestabes Surabaya Dalami Peristiwa, Sejumlah Saksi Diperiksa

author Adm02

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolrestabes Surabaya saat jelaskan kronologi tewasnya anak 10 tahun
Kapolrestabes Surabaya saat jelaskan kronologi tewasnya anak 10 tahun

i

SURABAYA – Terkait Tewasnya anak disabilitas berusia 10 tahun berinisial Z penyandang down syndrome asal Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya, terus didalami oleh Polrestabes Surabaya melalui Satres PPA-PPO.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfi Sulistyawan menjelaskan, korban diketahui meninggal dunia dan diduga melibatkan dua anak tetangga korban sebagai pelakunya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian, masih mendalami peristiwa yang terjadi pada Sabtu, 12 September 2026, sekitar pukul 08.00 WIB.

"Setelah mendapat laporan, Polrestabes Surabaya kemudian melakukan serangkaian pemeriksaan untuk mengungkap kronologi serta pihak-pihak yang mengetahui kejadian tersebut," jelas Kombes Lutfi, Minggu (18/10/2026).

Korban selanjutnya mendapatkan penanganan medis di rumah sakit. Setelah itu, pihak kepolisian melakukan pendalaman dengan memeriksa sejumlah orang yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Pemeriksaan dilakukan terhadap korban maupun saksi untuk mendapatkan keterangan mengenai kejadian sebenarnya. Polisi juga menggali informasi dari pihak keluarga, termasuk ibu korban, serta beberapa orang lain yang mengetahui peristiwa tersebut.

"Dari hasil pemeriksaan sementara, penyidik masih melakukan pendalaman serta mengumpulkan keterangan dari para saksi dan pihak terkait guna memastikan kronologi serta fakta sebenarnya dalam perkara tersebut," kata Kapolrestabes.

Kombes Pol Lutfi melanjutkan, berkaitan dengan kasus kekerasan terhadap anak tersebut, Polrestabes Surabaya bersaman Bapas, Komnas perlindungan anak serta BP3A kota Surabaya terus melakukan penyidikan agar kasus tersebut terang benderang.

Diketahui, pada saat kejadian tersebut, saat itu anak korban bermain berada di teras rumah kemudian dihampiri oleh dua temannya inisial disebut U dan I yang masih bertetangga dengan korban.

Lalu kemudian salah satu anak diduga melakukan kekerasan terhadap korban yang mengakibatkan korban ini meninggal dunia. Pada pukul 10.00 setelah menerima laporan anggota bersama dengan personil dari Satres PPA-PPO datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP awal.

"Saat itu juga, anggota kemudian mendatangi rumah sakit di mana tempat korban mendapatkan perawatan dan sudah dinyatakan meninggal dunia," tambah Kapolrestabes.

Satres PPA-PPO kemudian membawa anak korban untuk dilakukan otopsi di rumah sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur, dan hari itu juga orang tua korban dalam hal ini ibunya bersama dengan penyidik dari PPA membuat laporan polisi.

Pada hari Minggu tanggal 13 September pukul 10.00, dilakukan interogasi terhadap saksi-saksi dan dua bocah U dan I dan mereka didampingi oleh orang tuanya dan BP3A kota Surabaya.

Saat ini kasusnya sedang ditangani oleh Sat PPA-PPO Polrestabes Surabaya, Bapas anak, Komnas PA dan BP3A Surabaya.(*)

 

Berita Terbaru

Razia Kunti Bolodewo, Dari 19 Pelaku Polres Tanjung Perak Rehab 17 Orang  

Razia Kunti Bolodewo, Dari 19 Pelaku Polres Tanjung Perak Rehab 17 Orang  

Sabtu, 17 Okt 2026 12:24 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 12:24 WIB

Dari 19 orang yang diamankan, sebanyak 17 orang dipastikan menjalani proses rehabilitasi medis dan sosial atau rehab.…

Midea Paling Ideal Tiba di Surabaya, Kenalkan Ekosistem AI SMART MASTER

Midea Paling Ideal Tiba di Surabaya, Kenalkan Ekosistem AI SMART MASTER

Sabtu, 17 Okt 2026 08:33 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 08:33 WIB

SURABAYA – Midea Electronics Indonesia melanjutkan rangkaian komunikasi Midea Paling Ideal #JujurSebagusItu di Surabaya, Jumat, 16 Oktober 2026. Kegiatan ini m…

Alumni Cak dan Ning 2019 Jadi Sorotan, Anggota Buka Suara Diduga Terseret Kasus Narkoba

Alumni Cak dan Ning 2019 Jadi Sorotan, Anggota Buka Suara Diduga Terseret Kasus Narkoba

Jumat, 16 Okt 2026 21:55 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 21:55 WIB

Dugaan aktivitas R.A. tidak hanya berkaitan dengan narkotika, tetapi juga mencakup dugaan penadahan kendaraan bermotor hingga intimidasi…

Polsek Wonocolo Ungkap Curanmor Sidosermo, Satu Pelaku Diburu

Polsek Wonocolo Ungkap Curanmor Sidosermo, Satu Pelaku Diburu

Jumat, 16 Okt 2026 20:44 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 20:44 WIB

Berangkat dari wilayah Sampang, Madura, menggunakan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi M 6221 NO…

Senkom Bantu Pengamanan Danrem 082/CPYJ Tinjau KDKMP di 8 Desa Jombang

Senkom Bantu Pengamanan Danrem 082/CPYJ Tinjau KDKMP di 8 Desa Jombang

Kamis, 15 Okt 2026 22:14 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 22:14 WIB

JOMBANG — Danrem 082/Citra Panca Yudha Jaya, Kolonel Inf Batara Alex Bulo, melakukan peninjauan penguatan operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (…

Dugaan TPPO Bermodus Prostitusi Daring di Surabaya dan Sidoarjo Diungkap Polda Jatim 

Dugaan TPPO Bermodus Prostitusi Daring di Surabaya dan Sidoarjo Diungkap Polda Jatim 

Kamis, 15 Okt 2026 21:24 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 21:24 WIB

Dua orang sebagai tersangka, yakni seorang perempuan berinisial ADR asal Sidoarjo dan seorang laki-laki berinisial AA asal Sukabumi.…