Satresnarkoba Polrestabes Surabaya Gelar Bakti Sosial di Kampung Tangguh Bebas Narkoba, Hari Jadi Reserse 78

memonews.info
Kapolrestabes Surabaya dan Kasat Resnarkoba dalam bakti sosial hari Reserse 78

SURABAYA-Memperingati Hari Jadi Reserse ke-78 tahun Jajaran Satresnarkoba Polrestabes Surabaya menggelar bakti sosial di salah satu Kampung Tangguh Bebas Narkoba, di Putat Jaya, Sawahan pada Rabu 10 Desember 2025.

Acara ini dihadiri langsung oleh Kapolrestabes Surabaya Kombespol Luthfie Sulistiawan dengan dihadiri kelompok difabel, yatim piatu, pemulung, dan anak jalanan.

Baca juga: Usai Dihajar Massa, Pelaku Curanmor Diamankan Polsek Simokerto 

Dalam sambutannya, Luthfie mengatakan bahwa perjalanan 78 tahun pengabdian Reserse Polri bukanlah perjalanan yang mudah. Reserse seringkali bekerja menghadapi risiko besar, dan memikul tanggung jawab berat dalam penegakan hukum.

"Namun di balik seluruh tugas itu, kita diajarkan bahwa penegakan hukum yang baik harus berjalan beriringan dengan kepedulian sosial," jelasnya.

Oleh karena itu, kegiatan bakti sosial ini memiliki pesan moral: bahwa Polri hadir ketika masyarakat membutuhkan tangan yang menolong dan bahu untuk bersandar. Kampung Bebas Narkoba Putat Jaya adalah simbol perubahan.

"Dulu wilayah ini dikenal dengan stigma negatif. Namun hari ini, kita bersama-sama membuktikan bahwa perubahan itu nyata, asal dilakukan dengan keberanian, ketulusan, dan kolaborasi yang baik," lanjutnya.

Baca juga: Kapolri Mutasi 424 Perwira, Isi Sejumlah Jabatan Strategis

Atas perubahan ini, Lurhfie memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada para relawan, tokoh masyarakat, serta jajaran kepolisian, utamanya Satresnarkoba Polrestabes Surabaya yang berkomitmen menjaga daerah ini bebas dari narkoba.

"Namun demikian, perubahan ini harus terus dijaga. Jangan sampai Putat Jaya kembali mundur atau lengah terhadap ancaman narkoba yang setiap saat bisa datang dengan modus baru yang mungkin tidak kita sadari," tegasnya.

Momen ini, kata Luthfie, harusnya jadi pengingat bahwa keberhasilan Putat Jaya bukan semata hasil kerja aparat, tetapi buah dari kerja bersama antara Polri dan masyarakat. Dia berkeyakinan bahwa melawan narkoba tidak mungkin dilakukan sendirian.

Baca juga: Sejumlah Kapolres Jajaran Polda Jatim Berganti, Tertuang dalam Surat Telegram Kapolri 

"Polri dan warga harus berjalan berdampingan, saling menguatkan, dan saling menjaga. Dengan kebersamaan itulah Putat Jaya mampu bangkit, dan dengan kebersamaan pula kita akan memastikan kampung ini tetap menjadi contoh komitmen perlawanan tehadap narkoba," paparnya.

Dia berharap kegiatan seperti ini tidak hanya berhentipada perayaan ulang tahun Reserse Polri, tetapi mampu menjadi budaya, karakter, dan sebagai komitmen untuk semakin dekat dengan masyarakat.

"Saya selalu mengajak seluruh jajaran Polrestabes Surabaya untuk terus menjadi Polisi Penolong, polisi yang hadir bukan hanya saat ada laporan, tetapi juga sigapdalam membantu setiap kesulitan warga. Melalui kegiatan sosial, melalui sentuhan kemanusiaan, kita membangun kepercayaan masyarakat dengan cara yang paling mulia, melalui hati," pungkasnya.(*)

Editor : Memo News

Hukum
Berita Populer
Berita Terbaru