SURABAYA- Ditangkapnya terduga pelaku pembunuhan di Jalan Pragoto 2, Surabaya pada, Kamis (23/4) dibenarkan oleh Jatanras Polrestabes Surabaya, menguak pengakuan pelakunya serta dugaan motifnya.
Pelaku AR atau Man mengakui jika menusuk korban sebanyak tiga kali dan mengakibatkan korban MJ tewas ditempat bersimbah darah di Jalan Pragoto 2 no.37 Kelurahan Simolawang Surabaya pada Kamis (23/4/2026) pagi sekitar pukul 05.00 wib.
Tusukan senjata tajam Man diarahkan kebagian leher kiri, dada kanan dan bagian kepala korban.
Kepada polisi, Man mengakui jika motifnya karena pelaku tersebut menggangu adiknya dan hendak menidurinya. Pelaku emosi karena adiknya tersebut masih bersuami yang kini bekerja diluar kota.
“Dia (korban), kurang ajar Pak, dia mau meniduri adik saya. Karena adik saya punya suami, dan suami bekerja di luar kota,” kata Man saat diinterogasi petugas.
Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Iptu Evan Ibrahim menyatakan jika dalam melakukan penangkapan terhadap pelaku ini, anggota gabungan melakukan pengejaran hingga ke Sampang Madura.
“Benar, pelaku MAN ini dibekuk didaerah Sampang,” sebut Evan , Senin (27/4/2026).
Kanit Jatanras juga mengatakan jika saat ini masih satu orang yang diamankan dan menjadi tersangka.
Dari hasil pemeriksaan sampai saat ini yang melakukan pembunuhan tersebut terbukti dia sendiri, namun demikian masih terus dilakukan pemeriksaan apabila ada yang terlibat dengan peran lain.
“Dari hasil analisa kita kemungkinan memang hanya dia tersangkanya,” imbuh Iptu Evan.
Seperti diketahui, aksi pembunuhan terjadi di Jalan Pragoto 2 no.37 Kelurahan Simolawang Surabaya pada Kamis (23/4) pagi sekitar pukul 05.00 wib.
Korban inisial MJ berusia sekitar 61 tahun, diketahui tewas bersimbah darah diduga karena bacokan senjata tajam.
Kapolsek Simokerto Kompol Zainur Rofik membenarkan kejadian dugaan Pembunuhan tersebut. Anggota yang menerima laporan dari masyarakat langsung menuju lokasi kejadian.
Informasi yang didapat anggota, Pelaku diduga lebih dari dua orang. “Informasinya pelaku yang kita dapatkan lebih dari dua orang,” katanya di Mako Polsek Simokerto.
Kapolsek melanjutkan, menurut informasi, antara korban dan tersangka masih terdapat hubungan kerabat. Korban MJ sendiri ditemukan, berawal informasi dari warga di kelurahan Simolawang Jalan Pragoto terdapat kejadian pembacokan.
Korban sendiri mengalami luka dibagian dada ada sabetan benda tajam dan kepala. Motif dugaan sementara, kasus tersebut indikasi asmara masih dalam penyelidikan petugas.
Barang bukti sementara yang disita dari korban baju sama sepatu. Untuk Jenazah dievakuasi petugas ke rumah sakit Bhayangkara polda Jatim.(*)

