SURABAYA- Korban dugaan aksi pembunuhan di Sidotopo Surabaya diketahui bernama Hasan (36), yang ketika itu tergeletak di antara jalan kampung Sidotopo Sekolahan XII, pada Rabu (29/4/2026) pukul 07.14 wib.
Korban merupakan pekerja kuli bangunan yang tinggal di Wonokusumo Baru tersebut diketahui tidak bernyawa dengan beberapa luka bacok di sekitar tubuhnya.
Kakak korban Holimah (42) warga Jalan Wonokusumo Jaya Baru mengatakan jika Hasan asal Omben Sampang Madura, yang bekerja sebagai kuli bangunan di Sidotopo Sekolahan.
“Adik saya bekerja disini masih 2 bulan, dan tinggal bersama saya dan tidak tahu kenapa kok dia ada yang membunuh,” jelasnya Rabu (29/4/2026).
Holimah juga memberikan keterangan bahwa almarhum Hasan selama berangkat kerja biasanya dengan tukang bangunan bernama Teki dan teman lain panggilan paman.
“Biasanya berangkat kerja dan pulang itu berbarengan tapi pada pagi tadi tidak bersamaan, untuk Teki tidak berangkat karena ada pesanan pembuatan book peti lilin sedangkan paman sudah berada di tempat bangunan, sehingga adik saya berangkat sendiri,” tambah, Holimah.
Untuk jenasah korban Hasan kini dilarikan ke RSUD Dr. Soetomo dan dalam kasus dugaan adanya tindakan pembunuhan kini ditanggani oleh Unit Jatanras Polres Tanjung Perak dan Polsek Semampir.
Dari keterangan warga yang ada ditempat kejadian, salah satu perangkat kampung bernama Suhadak, memberikan keterangan bahwa pelaku pembacokan diketahui 4 orang yang tidak di kenal berada di gapura Sidotopo Sekolahan GG.XII.
“Kalau pelaku adalah orang orang sini yang terpengaruh minuman keras saya rasa gak mungkin. Info adanya penusukan kalau gak salah tentang dendam masa lalu,’ jelasnya.
Suhadak menjelaskan bahwa isu yang beredar di sekitaran perkampungan, korban pernah mempunyai masalah dan memutuskan untuk TKI ke Malaysia.
Selama 2 tahun di Malaysia kemudian Hasan memutuskan untuk kembali ke Surabaya atau Madura.
“Jadi, pada saat di Malaysia korban di wanti wanti oleh kerabatnya agar tidak pulang dulu ke Surabaya atau Madura. Jadi kemungkinan ini dendam lama tapi saya belum mengetahui motifnya apa,” tutup Suhadak.
Sebelumnya diberitakan, warga Sidotopo Semampir Geger, Pria Bersimbah Darah Diduga Korban Pembunuhan. Aksi diduga pembunuhan kembali terjadi di Kota Surabaya, kali ini di jalan Sidotopo gang 2 kel. Sidotopo kec. Semampir Surabaya pada, Rabu,(29/4/2026)
Informasi yang didapatkan, korban yang belum diketahui identitasnya tersebut didatangi oleh empat
orang laki laki yang kemudian menyebetkan senjata tajam kearah korban dengan celurit hingga korban tak bernyawa.
Atas kejadian tersebut, warga sekitar yang mengetahui ada korban bersimbah darah, langsung melaporkan ke Polsek Semampir, Polres Tanjung Perak Surabaya.
Petugas yang menerima laporan langsung menuju lokasi kejadian dugaan aksi pembunuhan tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Semampir Iptu Suud menyatakan jika anggota sudah menuju lokasi kejadian.
Namun demikian, Kanit Reskrim belum memberikan keterangan secara rinci, identitas maupun terduga pelakunya dengan dalih masih dalam penyelidikan.
“Kami sudah kelokasi kejadian dan kasusnya masih dalam lidik,” singkat Iptu Suud.(*)

