MEMO NEWS INFOMEMO NEWS INFO
  • Home
Aa
MEMO NEWS INFOMEMO NEWS INFO
Aa
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Media Partners
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Susunan Redaksi
  • Dewan Redaksi
Follow US
OtomotifPemerintahanPeristiwaPolri TNI

Bocah 13 Tahun Tersambar Kereta Api, Kanit Reskrim : Bukan Bunuh Diri hanya Terserempet Samping

Memo News
Last updated: 2025/02/08 at 7:43 AM
By Memo News
Share
2 Min Read
Korban mendapatkan perawatan medis

SURABAYA- Perlintasan kereta api (KA) di Jalan Ngaglik DKA, Surabaya ramai pada, Jumat 7 Februari 2025 sekira pukul 21.30 wib.

Dilokasi, terlihat seorang bocah menjadi korban tertabrak oleh kereta api yang sedang melintas, beruntung nyawanya masih dapat tertolong meski alami luka cukup parah.

Korban diketahui berinisial IRS (13) asal Ngaglik Gg kuburan Surabaya.
Ia alami luka dan mendapatkan perawatan di kepala sebelah kanan.

Menurut saksi Subangkit ketika sebelum kejadian pukul 20.15 wib, korban cekcok dengan paman korban masalah uang, dimana korban meminta uang namun tidak diberi.

Kemudian korban pergi meninggalkan rumah. Selanjutnya korban terlihat sedang duduk di badukan (tempat duduk) sendirian di area Rel kereta api.

Saksi yang berada disekitar korban, melihatnya sudah tidak duduk di tempat semula, dan saat itu terdapat kereta Jenggala melaju kencang arah selatan menuju ke arah utara.

Setelah kereta melintas, saksi melihat korban sudah tergeletak dengan kondisi luka di kepala dan mendapatkan pertolongan dilarikan ke RS Dr Soetomo guna mendapatkan perawatan medis.

Kopdar, Ratusan Pesilat Diamankan Polrestabes Surabaya

Korban saat ini masih hidup. Dengan adanya kejadian tersebut diatas selanjutnya Pelapor telah melaporkan kejadian ini ke

Kanit Reskrim Polsek Genteng Polrestabes Surabaya Iptu Vian Wijaya membenarkan kejadian tersebut. Namun dugaan jika korban ini nekat hendak bunuh diri, hal itu masih dalam penyelidikan.

“Dugaan kami, korban ini hanya terserempet KA, jika bunuh diri korban pasti meninggal dunia. Saksi melihat sudah tergeletak,” jelas Kanit Reskrim.

Hasil penyelidikan sementara, korban ini tinggal di rumah Ngaglik Gg Kuburan Surabaya bersama dengan kedua orang tuanya, paman dan neneknya.

Sebelum kejadian, korban meminta uang kepada pamannya di rumah tersebut, namun meminta uang dengan tidak memberikan alasan untuk keperluan apa.(*)

Master The Last Samurai ke Indonesia, Didatangkan oleh Musashi Project
TAGGED: kecelakaan, keretaapi, polsekgenteng, tewastertabrakkeretaapi
Memo News February 8, 2025 February 8, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Polres Mojokerto Sita 17,69 Gram Sabu dari Pengedar Pulorejo

MOJOKERTO - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Mojokerto Polda Jatim, berhasil mengungkap…

FSS Dukung Relokasi Pedagang Pasar Srimangunan, Penuhi Pasar Sehat

SAMPANG- Forum Sampang Sehat (FSS) melakukan monitoring di pasar Srimangunan Sampang pada…

Demi Nyabu Gratis, Tukar Dengan Penjara 20 Tahun

SURABAYA- Kamar didalam Rumah Jalan Keputih Tegal Kel. Keputih Kec. Sukolilo Surabaya,…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

Berita Menarik Lainnya

DaerahHukumKriminalPeristiwaPolri TNI

Polres Mojokerto Sita 17,69 Gram Sabu dari Pengedar Pulorejo

653 Views
HukumKriminalPeristiwaPolri TNI

Bang Jago Mabuk di Surabaya, Pukuli Istri Diamankan Polsek Tandes

657 Views
HukumKriminalNasionalPolri TNI

Kerap Transaksi di Suramadu, Pengedar Bulak Banteng Dibekuk Polres Tanjung Perak

659 Views
HukumKriminalPeristiwaPolri TNI

Polsek Rungkut Bekuk Maling, Curi Motor & HP Teman Sendiri

657 Views
Facebook Twitter
Informasi
  • Pedoman Media Siber
  • Media Partners
  • Kode Etik Jurnalis
  • Susunan Redaksi
  • Dewan Redaksi
Link Penting
  • Home
Facebook

Memonews.info Copyright @2023

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?