MEMO NEWS INFOMEMO NEWS INFO
  • Home
Aa
MEMO NEWS INFOMEMO NEWS INFO
Aa
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Media Partners
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Susunan Redaksi
  • Dewan Redaksi
Follow US
HukumKriminalPeristiwaPolri TNI

Diduga Peras Mahasiswa, Anggota Polsek Tandes Surabaya Diperiksa Propam

Memo News
Last updated: 2025/06/24 at 2:15 AM
By Memo News
Share
4 Min Read
Korban saat berada dalam mobil

SURABAYA- Hari Bhayangkara 1 Juli mendatang tercidrai oleh oknum anggota Polsek Tandes Polrestabes Surabaya. Anggota bernama, Bripka Hengki itu diduga melakukan pemerasan ke mahasiswa berinisial KV (23) dan temannya RA (23) Kamis (19/06/2025). 

Dari informasi yang didapat, peristiwa dugaan pemerasan itu terjadi di sekitar kawasan Pondok Candra, Sidoarjo sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu, RA dan KV baru saja keluar dari pintu tol Tambak Sumur usai mendatangi kondangan di Krian, Sidoarjo.

Djumadi (60) ayah dari KV menjelaskan, Anaknya bersama temannya yang baru saja mendatangi kondangan di Sidoarjo, pada saat keluar pintu tol, mobil yang dikendarai RA dan KV sempat bersenggolan dengan sepeda motor.

“Namun masalahnya sudah diselesaikan, RA dan KV langsung menghentikan mobil di sisi jalan untuk melihat kerusakan. Mobil anak saya nabrak pelan dari samping. Gak ada yang luka, sudah saling minta maaf, dan masalah selesai,” jelas Djumadi, Selasa (24/6/2025).

Setelah melihat kerusakan, RA masuk kembali ke mobil. Saat itulah, kedua mahasiswa ini didatangi oleh Bripka Hengki bersama satu rekannya yang belum teridentifikasi. Bripka Hengki mengenakan pakaian dinas polisi. Sedangkan rekannya mengenakan pakaian sipil.

“Mereka menghentikan mobil dan bilang ini bagian dari operasi gabungan TNI, Polri, Satpol PP, dan wartawan,” terangnya.

Salah satu orang lantas menuduh mereka berdua sedang melakukan hal-hal asusila. Kedua mahasiswa itu berusaha menjelaskan situasi. Namun, Bripka Hengki malah naik ke mobil dan memaksa RA duduk di kursi samping kemudi. Sementara KV dipaksa pindah ke kursi belakang. 

Kedua mahasiswa itu lantas dibawa berputar-putar di wilayah Surabaya Timur oleh Bripka Hengki. Selama di jalan, Bripka Hengki menekan kedua mahasiswa dan mengancam akan dibawa ke Polda Jatim untuk klarifikasi.

Sesampainya di depan Polda Jatim, Bripka Hengki malah kendor. Ia sempat mengatakan kepada kedua mahasiswa agar permasalahan cukup diselesaikan dengan memberikan sejumlah uang kepada dirinya.

“Dia bilang, ‘biar sama-sama enak’, ‘biar saya usahakan’, ‘biar gampang’, dan akhirnya bilang butuh uang Rp 7–10 juta. Tapi anak saya gak bawa uang segitu,” tuturnya.

Begal Payudara di Surabaya Diamankan Polrestabes Surabaya

Kedua mahasiswa itu lantas menawarkan uang yang dipunya sebesar Rp 650 ribu. Bripka Hengki lantas mengendarai mobil menuju Indomaret Drive Thru dekat Excelso A. Yani. Di sana, KV diminta tarik tunai semua isi ATM milik RA dan menyerahkan pada Bripka Hengki.

Setelah diberikan uang, Djumadi bercerita jika Bripka Hengki malah menyita ATM milik RA dan memaksa meminta pin ATM sebagai jaminan untuk melunasi kekurangan pada Jumat (20/06/2025) pukul 17.00 WIB.

Bripka Hengki sempat meminta agar korban meminjam uang di aplikasi pinjaman online (pinjol) agar pelunasan segera terjadi.

“Anak saya dilarang buka HP, katanya ‘hargai saya’. Bahkan waktu bilang mau kabari orang tuanya, malah disentak,” tegasnya.

Kedua korban sempat meminta nomor rekening Bripka Hengki untuk melakukan transfer. Namun, ditolak mentah-mentah. Korban juga sempat menantang Bripka Hengki agar dibawa ke Polda Jatim untuk menyelesaikan masalah. Namun, ditolak dengan alasan sungkan dengan teman-temannya.

“Dia nggak mau kasih nomor HP, juga gak mau ditransfer. Katanya uang itu buat cabut laporan. Waktu ditawari antar ke Polda malah bilang, ‘jangan, gak enak sama teman-teman saya’,” pungkasnya.

Aksi Bripka Hengki selesai pada pukul 00.00 WIB setelah berhasil membawa uang dan ATM RA. Ia turun sendiri dari mobil dan meminta agar kedua mahasiswa itu pergi. 

Ketika media ini lakukan konfirmasi, Kapolsek Tandes AKP Julkifli Sinaga saat dikonfirmasi mengakui bahwa Bripka Hengki adalah anggotanya. Saat ini, Bripka Hengki sudah diproses di Propam Polrestabes Surabaya.

“Yang bersangkutan (Bripka Hengki) sudah kami amankan dan sedang ditangani Propam Polrestabes Surabaya. Nanti keterangan lebih lanjut lewat Kasi Humas ya. Terimakasih mas,” tuturnya.(*)

Motif Sakit Hati, Polda Jatim Bekuk Pembunuh dan Mutilasi Wanita Koper Merah
TAGGED: Hutbhayangkara, pemerasan, Polrestabessurabaya, PolsekTandes
Memo News June 24, 2025 June 24, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Polsek Sawahan Bekuk Curanmor, Dua Kali Beraksi Pakai Jaket Ojol

SURABAYA - Kerap beraksi memakai jaket ojek online (ojol) pelaku pencurian motor…

FSS Dukung Relokasi Pedagang Pasar Srimangunan, Penuhi Pasar Sehat

SAMPANG- Forum Sampang Sehat (FSS) melakukan monitoring di pasar Srimangunan Sampang pada…

Demi Nyabu Gratis, Tukar Dengan Penjara 20 Tahun

SURABAYA- Kamar didalam Rumah Jalan Keputih Tegal Kel. Keputih Kec. Sukolilo Surabaya,…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

Berita Menarik Lainnya

HukumKriminalPeristiwaPolri TNI

Polsek Sawahan Bekuk Curanmor, Dua Kali Beraksi Pakai Jaket Ojol

655 Views
DaerahHukumKriminalPeristiwaPolri TNI

Polres Mojokerto Sita 17,69 Gram Sabu dari Pengedar Pulorejo

654 Views
HukumKriminalPeristiwaPolri TNI

Bang Jago Mabuk di Surabaya, Pukuli Istri Diamankan Polsek Tandes

657 Views
HukumKriminalNasionalPolri TNI

Kerap Transaksi di Suramadu, Pengedar Bulak Banteng Dibekuk Polres Tanjung Perak

659 Views
Facebook Twitter
Informasi
  • Pedoman Media Siber
  • Media Partners
  • Kode Etik Jurnalis
  • Susunan Redaksi
  • Dewan Redaksi
Link Penting
  • Home
Facebook

Memonews.info Copyright @2023

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?