SURABAYA- Cegak tekadnya kecelakaan, polsek Simokerto merazia puluhan kendaraan yang melintas di Jalan Kapasan Surabaya.
Selain memeriksa kelengkapan dokumen, Polsek Simokerto juga menghimbau agar terhindar dari kecelakaan lalu lintas.
Kapolsek Simokerto Kompol Didik melakukan pencegahan terjadinya kecelakaan maut seperti beberapa hari yang lalu terjadi di jalan Kedungdoro Surabaya mobil Innova menabrak warung makan hingga mengakibatkan 2 orang meninggal dunia yang disebabkan pengemudi mengendarai mobilnya dalam keadaan mabuk minuman beralkhohol.
Selain melaksanakan Operasi antisipasi kejahatan malam juga menghentikan sebanyak 54 kendaraan roda empat baik itu mobil pribadi, mobil angkutan barang dan minibus di jalan Kapasan Surabaya.
“Kadi, mobil dihentikan sopirnya diperiksa kelengkapan surat-surat baik itu SIM dan STNKnya juga dicek bau mulutnya apakah bau minuman keras/beralkhohol atau tidak,” jelas Kompol Didik.
Kemudian sopir dihimbau supaya tidak mengonsumsi minuman beralkhohol dan narkoba serta jika mengantuk agar berhenti dahulu untuk istirahat sehingga saat mengemudi kondisi badan nya dalam keadaan yang prima.
Termasuk minibus yang dari makam sunan ampel yang terlihat ditumpangi belasan orang ini juga dihentikan dan dari beberapa minibus yang dihentikan ada seorang kernet yang tidak memiliki SIM mengemudikan minibusnya.
Dikarenakan sang Sopir sedang tidur disampingnya kemudian sang sopir diberikan teguran keras oleh Kapolsek Simokerto agar tidak menyerahkan kemudi minibus kepada kernetnya karena belum memiliki SIM dan sangat membahayakan keselamatan penumpangnya.(*)

