SURABAYA- Pemilihan kepala daerah (pilkada) akan dilaksanakan serentak pada 27 November, salah satunya di Surabaya.
Polrestabes Surabaya Gelar Sispamkota, diperagakan berjalan lancar dan aman, kurang lebih 600 personil Polri dan TNI terlibat dalam simulai tersebut.
Baca juga: HUT ke-75 Humas Polri, Polrestabes Surabaya Salurkan 75 Paket Sembako untuk Warga Kembang Kuning
Beberapa potensi kerawanan pada pelaksanaan Pilkada 2024 sudah mulai dipetakan Polrestabes Surabaya dengan melaksanakan simulasi pengamanan kota (Sispamkota).
Potensi kerawanan tiap daerah berbeda-beda, Polrestabes Surabaya melakukan Sispamkota untuk mengantisipasi demo massa dari salah satu pasangan calon maupun masyarakat yang bertindak anarkis.
"Kami laksanakan sispamkota untuk mengantisipasi potensi kerawanan yang mungkin terjadi di wilayah Surabaya," kata Kabag Ops Polrestabes Surabaya AKBP Wibowo di Surabaya, Rabu (14/8).
Baca juga: Penyandang Down Syndrome Tewas, Polrestabes Surabaya Dalami Peristiwa, Sejumlah Saksi Diperiksa
Ia mengungkapkan, kerawanan pilkada di setiap wilayah berbeda. Wilayah Surabaya sendiri, pihaknya sudah memetakan dan kemungkinan potensi kerawanan yang timbul adalah demo yang berujung pada anarkis.
Kantor KPU Surabaya menjadi salah satu tempat yang diantisipasi menjadi sasaran demo selama pilkada nanti. "Kami juga amankan objek-objek vital di wilayah Surabaya selama pilkada.
Baca juga: Dua Pengedar Pandean Peneleh Ditangkap Polrestabes Surabaya, Polisi Menyita Lima Poket Sabu
Terutama antisipasi demo di kantor pemerintahan, serta kantor penyelenggara Pilkada di Kota Surabaya," tutupnya.(*)
Editor : Memo News