SURABAYA – Tim Identifikasi Polrestabes Surabaya bersama Sie Identifikasi Polda Jatim telah menyelesaikan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait ledakan yang terjadi di ruko kawasan San Antonio, Pakuwon City Surabaya, Blok N1 Nomor 62, Selasa (6/10/2026).
Olah TKP dilakukan setelah sebelumnya terjadi ledakan keras di ruko yang digunakan sebagai tempat usaha makanan tersebut. Petugas juga berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait, termasuk Damkar dan BPBD, dalam proses penanganan di lokasi.
Baca juga: Ledakan Ruko San Antonio Surabaya: 5 Korban Luka Bakar, Diduga Gas LPG, 20 Ruko Terdampak
Kasi Identifikasi Reskrimum Polda Jatim Kompol Soekris Tri mengatakan, pemeriksaan tidak hanya difokuskan pada ruko N1 Nomor 62 yang menjadi lokasi utama kejadian, tetapi juga dilakukan terhadap sejumlah ruko di sekitar lokasi yang terdampak ledakan.
“Tim sudah selesai melaksanakan olah TKP. Fokus pemeriksaan di ruko N1 Nomor 62 maupun beberapa ruko yang terdampak di sekitar lokasi,” ujarnya.
Polisi Temukan Tabung LPG 50 Kg dan Sejumlah Peralatan
Dari hasil olah TKP, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang diduga memiliki kaitan dengan peristiwa ledakan.
Barang bukti tersebut antara lain satu tabung gas LPG berkapasitas 50 kilogram, beberapa kompor gas satu tungku, serta sejumlah barang lainnya.
Tabung LPG tersebut ditemukan di area dapur ruko N1 Nomor 62.
Namun, polisi belum menyimpulkan bahwa barang-barang tersebut menjadi penyebab ledakan. Seluruh barang bukti yang ditemukan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Puslabfor Polda Jatim.
Baca juga: Ledakan Ruko San Antonio Pakuwon City Surabaya, Saksi Cium Bau Gas, Lima Orang Luka Bakar
“Barang bukti masih dalam proses pemeriksaan Puslabfor Polda Jatim,” jelas Kompol Soekris Tri.
Lima Orang Dewasa Jadi Korban
Sementara itu, jumlah korban dalam insiden ledakan tersebut tercatat sementara sebanyak lima orang dewasa.
Kelima korban telah mendapatkan penanganan medis dan saat ini dirawat di dua rumah sakit.
Baca juga: Ledakan Keras Restoran di San Antonio Surabaya, Lima Orang Jadi Korban
Kondisi serta perkembangan penanganan para korban masih menjadi perhatian petugas. Polisi juga masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti ledakan.
Dengan ditemukannya tabung LPG 50 kilogram di area dapur, pemeriksaan Puslabfor menjadi bagian penting untuk mengungkap apakah terdapat kaitan antara peralatan tersebut dengan sumber ledakan.
Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik sebelum menentukan penyebab pasti ledakan di ruko San Antonio Pakuwon City Surabaya.(*)
Ledakan San Antonio Surabaya, ledakan Pakuwon City, ruko San Antonio, LPG 50 kg, korban ledakan Surabaya, Puslabfor Polda Jatim, Kompol Soekris Tri.
Editor : adm1