Ledakan Ruko San Antonio Pakuwon City Surabaya, Saksi Cium Bau Gas, Lima Orang Luka Bakar

Reporter : Adm02
Ledakan Pakuwon City San Antonio

SURABAYA – Ledakan keras terjadi di sebuah ruko yang digunakan sebagai tempat usaha Nasi Rempong Sri Rejeki, kawasan San Antonio N1 Nomor 62 Pakuwon City Surabaya, Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 07.20 WIB.

Peristiwa tersebut menyebabkan lima orang mengalami luka bakar. Dari jumlah tersebut, tiga korban merupakan laki-laki dan dua lainnya perempuan.

Baca juga: Ledakan Ruko San Antonio Surabaya: 5 Korban Luka Bakar, Diduga Gas LPG, 20 Ruko Terdampak

Kasihumas Polrestabes Surabaya AKP Hadi Ismanto mengatakan, lima korban saat ini masih menjalani perawatan medis di rumah sakit.

“Untuk korban sebanyak lima orang, saat ini empat orang masih dalam perawatan di Rumah Sakit Haji dan satu orang dirawat di Rumah Sakit Mitra Keluarga,” terang AKP Hadi Ismanto.

Saksi Cium Bau Gas Sebelum Ledakan

Berdasarkan keterangan saksi, sebelum ledakan terjadi, tercium bau gas di sekitar lokasi kejadian.

Salah satu saksi berinisial A.W. mengaku mencium bau yang diduga berasal dari gas elpiji ketika turun dari mobil sekitar pukul 07.06 WIB. Saat itu, saksi hendak menuju sebuah kedai kopi yang berjarak sekitar 15 meter dari lokasi.

Tidak lama kemudian, terdengar suara ledakan keras sebanyak satu kali.

Saksi lainnya juga mendengar suara ledakan dan melihat sejumlah orang keluar dari lokasi sambil meminta pertolongan. Para korban kemudian segera dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara saksi ketiga, M.G., mengaku mendengar ledakan ketika hendak memarkir kendaraannya di depan lokasi kejadian. Saksi kemudian langsung keluar dari mobil untuk menyelamatkan diri.

Sekitar 20 Ruko Terdampak

Ledakan tidak hanya menyebabkan kerusakan pada ruko yang menjadi titik kejadian. Sejumlah bangunan di sekitarnya juga ikut terdampak.

Baca juga: Ledakan Keras Restoran di San Antonio Surabaya, Lima Orang Jadi Korban 

Polisi mencatat sekitar 20 ruko terdampak akibat ledakan tersebut. Dari jumlah itu, sekitar lima ruko mengalami kerusakan berat, sedangkan 15 ruko lainnya mengalami kerusakan ringan, yang rata-rata berupa kaca pecah.

Petugas juga menemukan kondisi ruko tempat kejadian mengalami kerusakan dan dampaknya mengenai bangunan di sisi kanan, kiri maupun bagian depan.

Polisi Periksa Penyebab Ledakan

Tim Inafis, Laboratorium Forensik (Labfor), Tim JIBOM Sat Gegana Brimob Polda Jawa Timur serta personel Polrestabes Surabaya telah berada di lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

Olah tempat kejadian perkara dilakukan untuk memastikan sumber serta penyebab ledakan. Kapolrestabes Surabaya juga turun langsung memimpin penanganan di lokasi.

Dari informasi awal dan keterangan sejumlah saksi, sebelum ledakan diketahui terdapat aktivitas memasak di dalam ruko.

Baca juga: Ledakan Guncang Restoran di San Antonio Kalisari Surabaya, Gas LPG 50 Kg Diduga Jadi Pemicu

Dugaan awal mengarah pada adanya kaitan dengan tabung gas elpiji. Namun polisi belum menyimpulkan penyebab pasti ledakan.

“Petugas masih melakukan pemeriksaan dan olah TKP untuk memastikan sumber serta penyebab ledakan tersebut,” jelas AKP Hadi Ismanto.

Polisi juga akan berkoordinasi dengan pihak rumah sakit terkait penanganan medis terhadap kelima korban.

Hingga saat ini, penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan penyebab ledakan yang mengakibatkan lima orang mengalami luka bakar serta menyebabkan puluhan ruko di sekitar lokasi terdampak.(*)


 Ledakan San Antonio Surabaya, ledakan ruko Surabaya, ledakan gas LPG Surabaya, Nasi Rempong Sri Rejeki, lima korban luka bakar, Polrestabes Surabaya, AKP Hadi Ismanto, ledakan Kalisari Surabaya.

Editor : adm1

Hukum
Berita Populer
Berita Terbaru