MEMO NEWS INFOMEMO NEWS INFO
  • Home
Aa
MEMO NEWS INFOMEMO NEWS INFO
Aa
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Media Partners
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Susunan Redaksi
  • Dewan Redaksi
Follow US
HukumKriminalPeristiwaPolri TNI

Peras Pejabat Hingga VC Bugil, Modus WNA China yang Ditangkap Jatanras Polrestabes Surabaya

Memo News
Last updated: 2024/09/24 at 8:25 AM
By Memo News
Share
4 Min Read
Puluhan WNA yang diamankan Polrestabes Surabaya

SURABAYA- Dugaan tindak pidana penipuan online jaringan Internasional (Online
Scamming) dengan cara memperjual belikan barang-barang secara online namun tidak dikirim, love scamming, dan pemerasan terhadap pejabat negara di negara China diungkap Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Pelakunya 10 orang yang kebanyakan warga negara China itu diamankan pada Kamis, 19 September 2024 sekira pukul 10.30 WIB,,di Villa Centra Raya, Perum Citraland, Surabaya.

Pelakunya, Z.X (27), H.S.Y. (46), Z.X.G (27), H.Y (46), Z.H.X (27), H.S.H.Y (46), L.Z.W (27), F.S (23), C.Y.L (34), semuanya asal China dan Hoang Thi Quyen (32) asal Vietnam.

Wakapolrestabes Surabaya AKBP Wimboko menjelaskan, modus operandi para pelaku yakni jual beli barang namun tidak dikirim ke pemesannya. Para pelaku memulai beroperasi sejak 20 Maret
Tahun 2023 dan mereka masuk menggunakan Visa Wisata.

“Para pelaku menggunakan nomor Indonesia, namun hanya untuk aktifasi data internet dan buat akun Whatsapp, sedangkan untuk akun Wechat menggunakan ID,” jelas Wimboko, Selasa (24/9/2024).

Dalam beraksi, pelaku menghubungi nomor telepon para korban yang telah disediakan oleh Bos, kemudian
para pelaku mengirimkan pesan chat melalui aplikasi TIKTOK, WECHAT, dan DOU YIN dengan isi pesan “Mau Beli Barang Murah Tidak” dengan disertai foto produk yang akan dijual.

Adapun barang-barang yang pelaku tawarkan adalah barang yang sesuai dengan arahan Bos, seperti HP, Tas, minuman kemasan, makanan, dan dijual dibawah harga pasaran sekitar 5 Yuan sampai 1000 Yuan per unit sehingga
jika dikonversikan ke rupiah mulai harga Rp. 10.000, sampai Rp. 2.000.000, per-unit barang.

Kemudian apabila korban berminat membeli, maka para pelaku memberikan nomor korban kepada Bos melalui aplikasi WECHAT. Bos yang selanjutnya berkomunikasi dengan korban dan mengarahkan untuk mengirimkan sejumlah uang untuk pembayaran barang yang akan dipesan korban.

Gunakan Hak Pilih, Coblos Datangi Tenant Makan Gratis, Kerjasama Apkrindo dan Polrestabes

“Setelah dilakukan pembayaran oleh korban kepada Bos, barang yang dipesan korban tidak dikirim,” tambah Wakapolrestabes.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Aris Purwanto menambahkan, para pelaku ini digaji bervariasi mulai
dari Rp. 5.000.000, hingga Rp.15.000.000, tergantung
hasil penjualan yang didapatkan.

“Untuk Love Scamming, pelaku perempuan bergabung masuk grup-grup aplikasi Wechat, kemudian pelaku mulai add friend
para calon korban (mayoritas) yang ada di grup. Setelah mendapatkan cukup banyak ID WECHAT para calon korban, pelaku mulai chating dengan para korban dan mengajak kenalan,” jelas AKBP Aris.

Pelaku berpura-pura curhat, dan berkomunikasi layaknya orang pacaran. Dia juga mengirimkan foto selfie, mengirim foto-foto perempuan bugil (sudah disiapkan di galeri HP), dan melakukan “video call sex” dengan korban.

Kemudian pelaku mulai mengancam menyebarkan screenshot saat korban melakukan“video call sex”. Karena korban takut disebarkan, sehingga ketakutan tersebut dimanfaatkan oleh pelaku untuk memeras korban.

Mereka juga melakukan modus pemerasan pejabat. Pelaku laki-laki menghubungi para korban dari data nomor handphone para pejabat yang sudah disediakan oleh Bos dan mengaku-mengaku dari organisasi anti korupsi (KPK nya China).

Pelaku menuduh para pejabat tersebut korupsi, sehingga para korban takut. Kemudian pelaku menawarkan kepada korban
apabila ingin aman maka harus mengirimkan sejumlah uang, sehingga ketakutan tersebut dimanfaatkan oleh pelaku untuk memeras korban (*)

Tiga Orang Tersangka Lempar Bondet Rumah Ketua KPPS di Pamekasan
TAGGED: jatanras, Peristiwa, Polrestabessurabaya, wnacina
Memo News September 24, 2024 September 24, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Kartini Tertib Lalulintas, Diapresiasi Polwan Satlantas Polrestabes Surabaya Coklat hingga Helm

SURABAYA- Dalam rangka peringatan hari Kartini, Polwan Satlantas Polrestabes Surabaya mengapresiasi perempuan…

FSS Dukung Relokasi Pedagang Pasar Srimangunan, Penuhi Pasar Sehat

SAMPANG- Forum Sampang Sehat (FSS) melakukan monitoring di pasar Srimangunan Sampang pada…

Demi Nyabu Gratis, Tukar Dengan Penjara 20 Tahun

SURABAYA- Kamar didalam Rumah Jalan Keputih Tegal Kel. Keputih Kec. Sukolilo Surabaya,…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

Berita Menarik Lainnya

HukumNasionalPeristiwaPolri TNI

Kartini Tertib Lalulintas, Diapresiasi Polwan Satlantas Polrestabes Surabaya Coklat hingga Helm

652 Views
HukumKriminalPeristiwaPolri TNI

Polda Jatim Pulangkan Wanita Pekerja Arab Saudi, Satu Tersangka

656 Views
HukumKriminalPeristiwaPolri TNI

Pelaku curanmor Wonokusumo Diamankan Polres Tanjung Perak Usai DPO 

657 Views
HukumKriminalPeristiwaPolri TNI

Jambret Apes, Pria Semut Kalimir Dibekuk Warga dan Polsek Bubutan

662 Views
Facebook Twitter
Informasi
  • Pedoman Media Siber
  • Media Partners
  • Kode Etik Jurnalis
  • Susunan Redaksi
  • Dewan Redaksi
Link Penting
  • Home
Facebook

Memonews.info Copyright @2023

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?