MEMO NEWS INFOMEMO NEWS INFO
  • Home
Aa
MEMO NEWS INFOMEMO NEWS INFO
Aa
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Media Partners
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Susunan Redaksi
  • Dewan Redaksi
Follow US
HukumKriminalPeristiwaPolri TNI

Pemuda ini Akui Ikut Demo Di Grahadi dan Polrestabes Surabaya, Bakar Barrier

Memo News
Last updated: 2025/09/06 at 3:46 AM
By Memo News
Share
4 Min Read
Salah Pelaku aksi demo di Kota Surabaya

SURABAYA – Dengan dalih solidaritas, RV (19) asal Sidokapasan Surabaya adalah salah satu pelaku yang sudah menjadi tersangka aksi pengerusakan serta pembakaran dalam aksi Demo anarkis di Surabaya pada 29–31 Agustus 2025.

RV ikut diamankan diantara 315 orang yang saat ini ada 33 menjadi tersangka penyerangan, perusakan, hingga pembakaran fasilitas publik termasuk kantor polisi.

Kepada media ini, pengemudi ojol ini mengaku ikut-ikutan demo hanya sebagai solidaritas dalam penyampaian pendapat saja, namun dia tak menampik jika ikut dalam pembakaran.

“Waktu di Grahadi memang saya ikut demo awal tanggal 29 Agustus,” aku RV, Sabtu (6/9/2025).

Dirinya ikut membakar barrier dan juga memprovokasi massa dengan kata-kata “ayo-ayo” namun mengaku tidak ikut menjarah hanya melakukan pembakaran barrier.

RV sendiri diamankan anggota Gabungan Polrestabes Surabaya pada, Sabtu (30/8/2025) sore didepan Mapolrestabes Surabaya.

Berawal ketika RV ini ikut aksi demo menyampaikan aspiras didepan Grahadi bersama massa aksi yang lebih dari 3000 orang hingga terjadi chaos(Kericuhan).

Ketika chaos itu RV ini ikut merusak barrier dan tanpa sadar terekam camera drone. Karena terjadi kericuhan serta tembakan gas air mata, kemudian dirinya pulang kerumahnya.

“Esoknya Sabtu (30/8), saya kembali ikut massa demo didepan Polrestabes Surabaya, namun hanya melihat saja,” imbuh RV.

Didepan Mapolrestabes akhirnya juga terjadi kericuhan, RV ini saat terjadi kericuhan ikut membantu polisi untuk menenangkan massa yang mulai membuat onar didepan Mapolrestabes dan sempat ikut menangkap maling.

“Karena terjadi kericuhan saya ikut membantu menenangkan dan saya juga sempat ikut menangkap maling,” tambah RV.

Polda Jatim Komitmen Tuntaskan Kasus Robohnya Pondok Al-Khoziny Buduran

Di Polrestabes, RV melihat motornya saya sudah diamankan oleh polisi lalu dia dekati dan RV didata. Ternyata ada rekaman CCTV waktu dirinya ikut aksi anarkis di Grahadi.

“Dari rekaman drone itu, saya diamankan didepan Mapolrestabes,” pungkasnya saat dipamerkan oleh petugas bersama puluhan pelaku lainnya.

Seperti diketahui, oknum perusuh dalam aksi Demo anarkis di Surabaya pada 29–31 Agustus 2025 diamankan Polrestabes Surabaya. Ratusan pelaku ini terdiri dari anak-anak hingga dewasa yang mempunyai peran berbeda hingga diduga sang provokator.

Anggota Polrestabes Surabaya dan jajaran Polsek berhasil mengamankan sedikitnya 315 orang yang saat ini ada 33 menjadi tersangka penyerangan, perusakan, hingga pembakaran fasilitas publik dan kantor polisi.

Di Polrestabes Surabaya, Kabid Humas Polda Jatim,Kombes Pol Jules Abraham Abast bersama Kapolrestabes Surabaya Kombespol Luthfi Sulistiawan membenarkan jika telah mengamankan 315 orang yang terdiri dari 128 anak dan 187 orang dewasa.

“Setelah menjalani pemeriksaan mendalam, terdapat 33 orang yang kita tetapkan sebagai tersangka, termasuk enam anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH),” jelas Abast, Jumat (5/9/2025).

Para tersangka ini, Abast melanjutkan, adalah massa demo yang merusak pagar, membakar Grahadi, melempar bom molotov ke ruang kerja Wakil Gubernur, juga menjarah inventaris pemerintah berupa lukisan, karpet, kursi, dan perangkat komputer.

“Anggota gabungan langsung melaksanakan operasi dan menjaring 315 orang diamankan. Dari jumlah itu, 275 orang dipulangkan setelah pemeriksaan karena tidak terbukti melakukan tindakan anarkis,” imbuh Kombes Abast

Sebanyak 33 orang yang sudah menjadi tersangka, mereka dengan rincian 27 dewasa dan 6 anak. Dari jumlah tersebut, 27 orang ditahan dan 6 anak diserahkan ke Balai Pemasyarakatan.

Selain para pelaku, Polisi juga menyita barang bukti yang disita polisi antara lain bom molotov, sajam, pakaian pelaku, hingga barang hasil penjarahan.(*)

RS Dr Soewandi Dukung Polisi Ungkap Kasus Limbah
TAGGED: demo, demograhadiricuh, Poldajatim, Polrestabessurabaya
Memo News September 6, 2025 September 6, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Polsek Sawahan Bekuk Curanmor, Dua Kali Beraksi Pakai Jaket Ojol

SURABAYA - Kerap beraksi memakai jaket ojek online (ojol) pelaku pencurian motor…

FSS Dukung Relokasi Pedagang Pasar Srimangunan, Penuhi Pasar Sehat

SAMPANG- Forum Sampang Sehat (FSS) melakukan monitoring di pasar Srimangunan Sampang pada…

Demi Nyabu Gratis, Tukar Dengan Penjara 20 Tahun

SURABAYA- Kamar didalam Rumah Jalan Keputih Tegal Kel. Keputih Kec. Sukolilo Surabaya,…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

Berita Menarik Lainnya

HukumKriminalPeristiwaPolri TNI

Polsek Sawahan Bekuk Curanmor, Dua Kali Beraksi Pakai Jaket Ojol

657 Views
DaerahHukumKriminalPeristiwaPolri TNI

Polres Mojokerto Sita 17,69 Gram Sabu dari Pengedar Pulorejo

655 Views
HukumKriminalPeristiwaPolri TNI

Bang Jago Mabuk di Surabaya, Pukuli Istri Diamankan Polsek Tandes

658 Views
HukumKriminalNasionalPolri TNI

Kerap Transaksi di Suramadu, Pengedar Bulak Banteng Dibekuk Polres Tanjung Perak

660 Views
Facebook Twitter
Informasi
  • Pedoman Media Siber
  • Media Partners
  • Kode Etik Jurnalis
  • Susunan Redaksi
  • Dewan Redaksi
Link Penting
  • Home
Facebook

Memonews.info Copyright @2023

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?